Skip to search.
mayapadaprana · The Indonesian Lightworkers List

Group Information

  • Members: 1920
  • Category: Meditation
  • Founded: Mar 25, 2004
  • Language: Indonesian
? Already a member? Sign in to Yahoo!

Yahoo! Groups Tips

Did you know...
You can set the sort order of messages? Just click on the link in the date column. Your preferences will be remembered, so you don't have to do it again when you return.

Messages

  Messages Help
Advanced
Messages 22372 - 22401 of 24079   Oldest  |  < Older  |  Newer >  |  Newest
Messages 22372 - 22401 of 24079   Oldest  |  < Older  |  Newer >  |  Newest
Messages: Show Message Summaries Sort by Date ^  
#22372 From: mayapadaprana@yahoogroups.com
Date:: Sun May 1, 2011 10:41 am
Subject: File - RahasiaOtak Brainwave Music.pdf
mayapadaprana@yahoogroups.com
Send Email Send Email
 
File        : RahasiaOtak Brainwave Music.pdf
Description : Katalog Produk dari www.rahasiaotak.com

#22373 From: Mira Wijaya Kusuma <la_luta@...>
Date:: Sun May 1, 2011 4:17 pm
Subject: [Haibun] Doa untuk kemenangan: Hari Buruh Internasional 1 Mei 2011
la_luta
Send Email Send Email
 
Sumber: http://tamanmiryanti.blogspot.com/2011/05/haibun-doa-untuk-kemenangan-hari-buruh.html


[Haibun] Doa untuk kemenangan

: Hari Buruh Internasional 1 Mei 2011




Jejak melangkah
Kesadaran tertindas
Buruh berlawan

Peringatan hari buruh Internasional
selalu diingat, kita menundukkan kepala
1 Mei untuk menghormati jasa kaum buruh

Kita ingat telah kehilangan suka cita, karena
semangat kerja mereka banyak berjasa warga dunia
sebagai individu, anggota keluarga, kawan dan rekan sekerja

Kita ingat keluarga mereka yang ditinggalkan
ketika dalam sengsara, kesedihan dan berduka
Mereka meninggal di tempat kerja untuk kehidupan
lebih baik demi sisa hidup keluarga kami semua
Mereka meninggal saat membangun gedung-gedung megah,
rumah sakit dan sekolah
Mereka yang meninggal usia muda dan tak berdosa
akibat kecelakaan di pabrik, di perkebunan dan perikanan
Mereka yang meninggal dari perdagangan tenaga kerja perempuan
dan anak-anak

Semoga kita belajar memaknai hasil kerugian ini
yang disebabkan oleh mereka yang hilang ingatan
Bekerja di tempat kerja lebih nyaman adalah hak semua orang
Hak, martabat dan keadilan semua pekerja ditegakkan di atas segalanya

Menang atau kalah
Harapan bersaing bebas
Saling menindas

Semangat gotong royong
Ngelawan pasti menang

MiRa - Amsterdam, 1 Mei 2011


 


#22374 From: muhamad agus syafii <agussyafii@...>
Date:: Mon May 2, 2011 5:34 am
Subject: Anugerah Yang Terindah
agussyafii
Send Email Send Email
 
Anugerah Yang Terindah

By: M. Agus Syafii

Mengapa Allah memberikan kita cobaan hidup yang datangnya bertubi-tubi? Karena itu adalah wujud anugerah yang terindah dari Allah untuk kita agar kita lebih bersabar dalam hidup ini. Sabar adalah satu kata yang mudah diucapkan namun sulit untuk dilakukan karena membutuhkan latihan terus menerus. Banyak orang yang jatuh terpuruk dan tidak dapat bangkit lagi karena tidak mampu bersabar dalam menghadapi cobaan hidup maupun menanti ridha Allah. Namun bila kita bisa bersabar maka banyak rahmat & nikmat Allah yang akan kita terima.

Itulah yang juga dialami oleh pasangan suami istri. Malam itu di Rumah Amalia. Suaminya bertutur, bahwa di dalam mengarungi kehidupan bahtera keluarga mengalami cobaan yang bertubi-tubi. Cobaan besar yang pertama dalam keluarganya disaat usahanya berkembang pesat, dua kontainer bahan celana jin miliknya dirampok di jalan dan tidak kembali, perusahaannya jatuh bangkrut.  Mengalami kerugiaan milyaran rupiah. Mereka menjual semua yang menjadi milik mereka untuk membayar hutang. Sampai rumahpun dijualnya. Kemudian tinggal di rumah kontrakan. Baginya, istri & anaknya, tidak mudah melewati kondisi seperti itu sebab selama ini mereka hidup dalam kecukupan, tidak pernah kekurangan.

Pasangan suami istri ditengah keterpurukan, belum sempat untuk bangkit memulihkan kembali. Cobaan kedua hadir menyapa. Satu-satunya putra yang disayangi selain cerdas dan sholeh selalu menjadi kebanggaan bagi keluarga meninggal dunia dalam usia menginjak remaja karena kecelakaan. Air matanya mengalir membasahi pipi. Isak tangis terdengar. 'Ya Allah, begitu besar kasih sayangMu kepada kami.' Tutur sang istri mengenang putra yang disayanginya, ucapan itu terdengar begitu sangat mengiris hati. Merasakan bagai perihnya luka. Sebuah luka yang tersayat, menanggung derita, kehilangan putra yang begitu teramat disayanginya. Ditengah badai kehidupan sedemikian kuat kesabaran pasangan suami istri dapat memikul beban begitu sangat berat. Tak membuatnya menjadi surut dan menjauh dari Allah, malah semakin mendekatkan diri kepada Allah. Wajahnya nampak penuh keikhlasan dan kesabaran, memancarkan cahaya keimanan yang ada di dalam hati. Cobaan yang datang bertubi-tubi telah melatih kesabaran mereka dan kesabaran itu telah menghadirkan kebahagiaan di dalam kehidupan keluarganya.

'Apa yang disisimu akan lenyap dan apa yang ada disisi Allah adalah kekal. Dan sesungguhnya Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang sabar dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.' (QS. an-Nahl : 96).

Wassalam,
M. Agus Syafii
--
Yuk, hadir di kegiatan 'Salam Amalia (SALMA)' jam 8 s.d 11 siang, Ahad, 26 Juni 2011,  Bila  berkenan berpartisipasi buku2, Majalah, buku Pelajaran, peralatan sekolah, baju layak pakai. Kirimkan ke Rumah Amalia.  Jl. Subagyo IV blok ii, no. 24 Komplek Peruri, Ciledug. Tangerang 15151. Dukungan & partisipasi anda sangat berarti bagi kami. Info: agussyafii@... atau SMS 087 8777 12 431, http://agussyafii.blogspot.com/

#22375 From: Nanang Heriyanto <nan2nk@...>
Date:: Mon May 2, 2011 10:33 am
Subject: Parpol ber-aksi?: Seruan & Undangan Aksi anti Korupsi Pendidikan ke kantor KPK
nan2nk
Send Email Send Email
 
Partai politik memainkan dunia pendidikan?
Ini Depdiknas yang kacau atau DPR yang terlalu berlebihan melampaui wewenangnya?

-----------------------------------------------------
From: Jarak Indonesia <jarak14@...>
Subject: Seruan & Undangan Aksi anti Korupsi Pendidikan ke kantor KPK
Date: Sunday, May 1, 2011, 10:09 AM

  Dalam rangka memperingat Hari Pendidikan Nasional dan Menindak-lanjuti seruan aksi LSM Peduli Pendidikan Anti Korupsi, dan setelah melakukan rapat teknis pada hari Jumat, 29 April 2011 di Sekretariat Pusat, Menteng Jakarta Pusat. Maka JARAK Indonesia (Jaringan Anti Korupsi Indonesia) sangat mendukung dan menghimbau seluruh elemen anti korupsi se Indonesia untuk mendukung dan ikut serta dalam aksi dan melaporkan kasus korupsi DAK (Dana Alokasi Khusus) Pendidikan kepada KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi):

Hari/ Tanggal     : Senin, 2 Mei 2011
Jam                  :  12.00
Tempat             : Gedung KPK, Kuningan Jakarta Selatan
Peserta Aksi     : elemen pendukung pemberantasan korupsi (kira2 500 orang)

Apalagi setelah mendapat banyak masukan dari Masyarakat Pemerhati Pendidikan, sebagaimana disampaikan oleh ketua pokja Masyarakat Pemerhati Pendidikan. Bpk. Alim Tualeka, bahwa dalam penyelenggaraan DAK pendidikan banyak melenceng dari ketentuan, dimana banyak kepala daerah, kepala dinas pendidikan didaerah  terindikasi korupsi.

Dugaan korupsi ini, terjadi karena kepala daerah (bupati, walikota) maupun dinas pendidikan di daerah melanggar ketentuan yang berlaku, karena ingin mendapat imbalan atau suap maupun korupsi.

Padahal telah jelas bahwa dalam distribusi DAK pendidikan untuk program peningkatan mutu pendidikan, yakni dalam pengadaan buku perpustakaan, alat peraga pendidikan dan komputer serta elektronika lainnya telah ditentukan bahwa harus memenuhi spesifikasi yang ditetapkan oleh petunjuk teknis DAK pendidikan yang juga merupakan hasil keputusan yang telah disah-kan oleh komisi X DPR RI.

Dan keputusan itu telah ditetapkan dalam operasionalnya agar bisa memenuhi ketentuan tersebut, telah ditunjuk Distributor Tunggal. Dimana untuk buku perpustakaan yang dibiayai DAK, distributor tunggal resmi adalah PT. Bintang Ilmu, sedangkan untuk alat peraga pendidikan, komputer serta alat elektronik lainnya, distributor resmi adalah PT. Mapan (Mitra Pinaitaan).

Tapi sayangnya dalam lelang pengadaan peningkatan mutu DAK pendidikan tersebut, banyak daerah yang memenangkan rekanan atau suplier yang didukung oleh penerbit2 kecil maupun produsen peraga pendidikan asal2an yang bisa dipastikan jelas2 tidak berkualitas. Padahal seharusnya yang dimenangkan adalah rekanan atau suplier yang mereka yang mendapat penunjukan atau dukungan dari PT. Bintang Ilmu untuk buku perpustakaan, dan PT. Mapan untuk alat peraga pendidikan, komputer dan alat elektronik lainnya.

Dengan itu dikuatirkan bahwa banyak suplier yang karena tidak mendapat dukungan atau penunjukan dari distributor resmi Departemen Pendidikan Nasional, tentunya tidak dapat memenuhi kebutuhan pendidikan sesuai peraturan yang berlaku, yakni petunjuk teknis DAK 2010. Hal inilah yang menunjukkan adanya indikasi bahwa telah terjadi korupsi.

Padahal hal ini telah secara resmi ditayangkan iklan di berbagai media massa maupun media elektronik baik milik pemerintah maupun media televisi swasta.

Maka melalui aksi ini mengingatkan juga kepala daerah maupun dinas pendidikan seluruh Indonesia, agar kembali pada jalan yang benar, yakni memperhatikan keputusan tentang penunjukan distributor resmi, dimana rekanan atau suplier peserta lelang yang mendapat dukungan atau penunjukan dari distributor resmi inilah yang bisa menyediakan barang sesuai aturan yang berlaku. Diluar ini sangat diragukan kwalitasnya dapat memenuhi aturan.

Apalagi menurut tokoh Masayrakat Peduli Pendidikan yakni bapak Wimpi Ibrahim dan wakil rakyat anggota DPR RI, Bpk Novanto dari patai Golkar yang secara bersama menggodok peraturan tentang DAK pendidikan tersebut, bahwa peraturan itu dibuat untuk dipatuhi. tidak boleh ada interprestasi lain.

Dan Distributor resmi telah melayangkan himbauan pada penerbit2 buku maupun produsen alat peraga, agar tidak menjual produknya pada pihak lain, jika tidak ingin menuai masalah. Bahkan beberapa penerbit dan produsen telah membuat surat pernyataan tidak akan menjual produknya pada pihak lain, selain distributor resmi Departemen Pendidikan Nasional.

Untuk itu diharapkan agar penerbit maupun produsen yang masih belum berhimpun pada distributor resmi departemen pendidikan agar segera bergabung, agar nantinya tidak menuai masalah.

Selain aksi ini, menurut pokja masyarakat peduli pendidikan, telah dilakukan langkah sosialisasi dan koordinasi dengan banyak pihak terkait, yakni seperti KADIN (Kamar Dagang & Industri), aparat hukum, LSM dll. Sehingga lembaga2 resmi seperti Kadin misalnya, telah banyak menghimbau dan melakukan sosialisasi baik secara langsung maupun melalui kantor Kadin di daerah diseluruh Indonesia, agar kepala daerah maupun dinas pendidikan di daerah, memperhatikan keberadaan distributor resmi, sebagai satu2nya distributor yang bisa memenuhi kebutuhan pendidikan sesuai aturan. Bahkan untuk menjaga hal tersbut Kadin pusat dan Kadin daerah telah melakukan kerjasama untuk mensukseskan program pendidikan.

Mari dukung dan ikut serta dalam aksi peduli pendidikan ini, agar lembaga pemerintah baik pusat maupun di daerah kembali pada jalan yang benar. Agar tidak menuai masalah di belakang hari

JARAK Indonesia
(Jaringan Anti Korupsi Indonesia)

Lembaga pendukung aksi:
Koalisi Nassional Pendidikan Anti Korupsi (KONPAK), GERAK, Jaringan mahasiswa Anti Korupsi, JAK, BEMSI, Elemen Mahasiswa Bersatu, Jarak Indonesia, Masyarakat Peduli Pendidikan, Masayarakat Pemerhati Pendidikan

Konfirmasi Dukungan aksi:

Nur Reza                                                        HP: 085218566273
Sugeng (Tokoh PAN/ Partai Amanat Nasional)   HP: 0811322928
Prasetyo                                                         HP: 0817307677


#22376 From: sie <syamsikusyanti@...>
Date:: Mon May 2, 2011 9:26 pm
Subject: Fw: Cara Ngilangin Kantuk di Kantor
syamsikusyanti
Send Email Send Email
 
FYI
mending liat email ini dah
 




----- Forwarded Message ----
From: syamsi kusyanti <syamsi.kusyanti@...>
To: wanitaria <wanitaria@googlegroups.com>; guyon yook <guyon-yook@yahoogroups.com>
Sent: Sunday, May 1, 2011 4:05:30
Subject: Cara Ngilangin Kantuk di Kantor

Cara Ngilangin Kantuk

Note : disarankan melihatnya dgn menggunakan laptop/notebook/netbook/PC kalo pake HP dan sejenisnya ga akan keliatan gambar bergeraknya 
 
 

pertama tama tarik nafas ala taichi.... 
pemanasan euy ..


tiru gerakan ini...
untuk melegakan bahu dan leher..


kemudian seperti ini...wa..wa.. aaa 


gerak kekanan kemudian ke kiri...


gerak ke kiri kemudian ke kanan ke kiri  ( apa bedanya sm yg sebelumnya yaaa ..hhmm)


udeh jangan pake protes ikutin aja....  (
emang bisa ya 360 derajat gitu muter kepalanya.....)


masih ngantuk juga , coba pukul dahi keras keras.. 
untuk ngilangin kantuk..


atau pake cara ini,..lemesin tangan dengan menggerak gerakan seperti ini..


trus goyang goyang badan sedikit... 
dibawa santai...


masih ngantuk ? coba agak dipercepat gerakannya... 
jangan pedulikan orang yg ngeliatin..


hilangkan semua stress...


putar kepala...(tariiikkk mang...)


minta bantuan cermin, goyang2 sambil liat kaca.. (ngantuk ilang jd dandan yg ada )


masih ngantukk...coba agak di getar2 gitu badannya... 
....HAH...masih ngantuk juga???weew..
segera ambil bantal trus tidur di bawah meja 
 

--
=====================================================
Regards,
Syamsi Kusyanti
Consumer Regional Jakarta 1  


PT. Bank Mega, Tbk KCP Teluk Gong
Taman Permata Indah II Jl. Kampung Gusti Blok N Kav 54-55, Jakarta Utara 
Telp : 021-6602498  |  Fax : 021-6602494 | 


If you have more money, do not change your life style! You will be rich!

--
Pengetahuan tidaklah cukup; kita harus mengamalkannya. Niat tidaklah cukup; kita harus melakukannya.

#22377 From: muhamad agus syafii <agussyafii@...>
Date:: Tue May 3, 2011 3:28 am
Subject: Kaya Berkah & Bahagia
agussyafii
Send Email Send Email
 
Kaya Berkah & Bahagia

By: M. Agus Syafii

Ketika ada pertanyaan. Pilih mana, kaya, berkah atau bahagia? Maka jawabannya tergantung tolok ukur yang digunakan, bila hanya berpikir mendapatkan dan mengumpulkan uang sebanyak-banyaknya maka memilih kaya dengan cara apapun. Namun bila yang digunakan adalah tolok ukur adalah kehalalan, uang yang diterima bersumber pada yang benar dan diridhai oleh Allah maka memilih keberkahan. Bila kita memilih keberkahan maka Allah akan limpahkan kekayaan & kebahagiaan yang mengantarkan keluarga kita menjadi keluarga sakinah mawaddah warahmah.

Di zaman seperti sekarang ini, banyak orang mengatakan 'Mencari yang haram aja susah, apalagi mencari yang halal' sehingga mencarinya dengan segala cara, mengejar materi yang penting pokoknya dapat. yang penting, kaya. Mengabaikan yang halal dan haram seolah menjadi lumrah. Namun bila kita cermati secara seksama harta yang banyak berarti kemudahan, kesenangan, menghadirkan kegembiraan berujung derita karena didapat dari sumber yang haram. Demikian juga yang hartanya sedikit, susah, tidak menyenangkan ternyata akhirnya membahagiakan karena didapat dari sumber yang halal maka akan mendatang keberkahan, kesehatan dan kebaikan bagi kita, keluarga kita serta orang-orang lingkungan sekitarnya.

'Akan datang suatu zaman manusia dimana cita-cita mereka untuk kepentingan perut mereka, kemuliaan mereka dilihat dari atribut perhiasan mereka, kiblat mereka adalah perempuan yang molek dan agama mereka adalah uang dan harta benda, mereka itulah seburuk-buruknya generasi. Dan tidak ada kebaikan disisi Allah.' (HR. ad-Dailami).

Kekayaan tidak menjamin hidup kita bahagia, sebagaimana kemiskinan bukan jaminan hidup kita susah. Namun jika kita menjadi orang kaya yang berkah karena kekayaan yang menghadirkan segala kebaikan, menghapus kegelisahan, menghilangkan keputusasaan, menambah optimis, menjadikan hidup kita lebih indah, lebih sehat, menenteramkan hati dan semakin mendekatkan diri kita kepada Allah maka itulah kebahagiaan yang hakiki dalam hidup kita. Teman, Mari kita sama2 berdoa memohon kepada Allah agar berkenan melimpahkan rizki yang membawa keberkahan untuk kita dan keluarga kita.

'Ya Allah, curahkanlah keberkahan dari apa-apa yang telah Engkau berikan rizki kepada kami dan jauhkanlah kami dari siksa api neraka.' (HR. Ibnu As-Sani).

Wassalam,
M. Agus Syafii
--
Yuk, hadir di kegiatan 'Salam Amalia (SALMA)' jam 8 s.d 11 siang, Ahad, 26 Juni 2011,  Bila  berkenan berpartisipasi buku2, Majalah, buku Pelajaran, peralatan sekolah, baju layak pakai. Kirimkan ke Rumah Amalia.  Jl. Subagyo IV blok ii, no. 24 Komplek Peruri, Ciledug. Tangerang 15151. Dukungan & partisipasi anda sangat berarti bagi kami. Info: agussyafii@... atau SMS 087 8777 12 431, http://agussyafii.blogspot.com/



#22378 From: muhamad agus syafii <agussyafii@...>
Date:: Wed May 4, 2011 7:06 am
Subject: Harapan Yang Terwujud
agussyafii
Send Email Send Email
 
Harapan Yang Terwujud

By: M. Agus Syafii

Tanpa disadari air mata mengalir membasahi pipi dan hatinya, merasakan kesedihan yang sangat mendalam. Hatinya telah ditekan hingga batas ambang ketidaksanggupan untuk dipikulnya. Seorang ibu merasakan semua yang ada dalam hidupnya menjadi hampa dan apa yang dilakukanna tidak membawa perubahan apapun.  Keputusasaan menghampiri dirinya, kehilangan gairah untuk hidup, tidak memiliki semangat lagi untuk bekerja maupun untuk melakukan pekerjaan rumah tangga. Semua yang ada dihadapannya hanyalah pandangan kosong belaka yang terhimpit oleh kesulitan. Bertahun-tahun dalam pernikahannya hanya menerima perlakuan kasar dari suami. Sebagai istri berusaha untuk bertahan dari makian dan pukulan suami yang kerap mabuk.

Namun menginjak usia perkawinan ditahun kelima hatinya mulai goyah. Kepahitan hidup seolah tiada pernah berakhir. Putrinya yang dicintainya jatuh sakit sementara tabiat suami tidak berubah. 'Ya Allah, sampai kapan semua ini akan berakhir?' ucapnya merintih, hatinya terasa perih. Terbayang kehidupan pada masa kecil yang bahagia bersama kedua orang tuanya yang selalu mendidik agar kokoh imannya, menginjak dewasa dan bekerja membuat dirinya terbuai oleh kenikmatan duniawi menjadi lupa diri. Sampai kemudian menikah dengan pujaan hatinya. Perkawinan ternyata tidak seperti yang diharapkan. Kebahagiaan dirasakan hanya sebentar setelah itu datang cobaan bertubi-tubi. Dalam kesendirian merenungkan perjalanan hidupnya, menyadari sudah sejak lama jauh dari Allah, terpuruk dalam pergaulan yang salah. Sholat lima waktu tidak pernah dikerjakan dengan baik. Hidupnya menjadi terasa hampa. Tersadar akan kesalahan yang dilakukan membuat dirinya semakin mendekatkan diri kepada Allah dengan lebih tekun mengerjakan sholat lima waktu. Itulah yang membuatnya berkenan datang ke Rumah Amalia, beliau bershodaqoh untuk Rumah Amalia agar keluarga selamat dari ambang kehancuran.

Kesabaran dan daya tahan yang kuat  menjalani cobaan hidup akhirnya membuahkan hasil. Disaat Allah memulihkan hidupnya, beliau mendapatkan anugerah yang lebih banyak daripada sebelumnya. Putrinya yang terbaring sakit di Rumah Sakit sudah dinyatakan sembuh dan boleh pulang. Suami yang selalu pulang dalam kondisi mabuk, sudah tidak lagi. Bahkan sudah mau mengerjakan sholat lima waktu dan lebih banyak waktu yang dipergunakan untuk berkumpul bersama keluarga di Rumah. Keberkahan demi keberkahan datang menyirami bagaikan air hujan yang turun dari langit. Allah mengabulkan doanya. Harapan indah tentang keluarga bahagia akhirnya terwujud, hanya saja membutuhkan kesabaran cinta yang besar untuk mewujudkannya.

'Hai orang2 yang beriman, mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan sholat, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.' (QS. al-Baqarah : 153).

Wassalam,
M. Agus Syafii
--
Yuk, hadir di kegiatan 'Salam Amalia (SALMA)' jam 8 s.d 11 siang, Ahad, 26 Juni 2011,  Bila  berkenan berpartisipasi buku2, Majalah, buku Pelajaran, peralatan sekolah, baju layak pakai. Kirimkan ke Rumah Amalia.  Jl. Subagyo IV blok ii, no. 24 Komplek Peruri, Ciledug. Tangerang 15151. Dukungan & partisipasi anda sangat berarti bagi kami. Info: agussyafii@... atau SMS 087 8777 12 431, http://agussyafii.blogspot.com/







#22379 From: muhamad agus syafii <agussyafii@...>
Date:: Thu May 5, 2011 4:43 am
Subject: Kehilangan Adalah Sumber Penderitaan
agussyafii
Send Email Send Email
 
Kehilangan Adalah Sumber Penderitaan

By: M. Agus Syafii

Setiap orang selalu berharap kebahagiaan di dalam kehidupan keluarganya langgeng, abadi, sehingga terkadang lupa hidup berkeluarga pada suatu hari nanti akan meninggalkan atau ditinggalkan oleh pasangan hidupnya karena kematian ataupun perpisahan yang kita mengenal dengan istilah 'perceraian.'  Kehilangan teman hidup karena kematian ataupun perpisahan  merupakan pengalaman yang menimbulkan luka perih dihati yang cukup dalam sekaligus menghancurkan kondisi kejiwaan. Kehilangan dalam suatu perkawinan menimbulkan rasa sakit & kesedihan pada saat menyertai kepergian sosok orang kita cintai. Berbagai perubahan secara fisik, kejiwaan, ekonomi, harga diri, kesehatan, kerabat & keluarga bahkan status di FB merupakan beban tersendiri bagi mereka yang mengalaminya. Beban itu menjadi terasa lebih berat karena adanya perasaan bersalah, kegagalan, hilangnnya harapan di masa depan.

Proses pemulihan diri tidaklah mudah, seringkali adanya hambatan dalam berbagai segi yang lain terlebih jika seseorang harus berjalan seorang diri. Rasa sakit yang diderita karena perpisahan adalah sama dengan kehilangan pasangan hidup karena kematian. Terutama kematian itu datang begitu sangat mendadak dan tiba-tiba tanpa diduga sebelumnya. Rasa sakit itu melanda setiap orang yang pernah, sedang atau akan mengalami kehilangan orang yang dicintainya. Meski cara kehilangan berbeda-beda, derita yang ditimbulkannya, keterasingan & kesepian tetap saja dirasakannya karena dalam masyarakat masih menganggap hidup berpasangan sebagai kehidupan keluarga ideal menyebabkan proses pemulihan & penyesuaian diri sama sulitnya bagi mereka yang kehilangan pasangan hidupnya karena kematian atau perpisahan.

Proses kesedihan dan kedukaan kehilangan orang yang dicintainya maupun yang menyakiti hatinya terkadang bisa dengan mudah untuk disembuhkan tetapi juga ada yang membutuhkan waktu yang cukup lama, yang menentukan adalah seberapa besar keridhaan seseorang menerima ketetapan Allah. Keridhaan adalah mengosongkan hati dari segala hal dan yang ada hanyalah Allah tetapi jika kita tidak menerima  yang menjadi ketetapan Allah atas dirinya maka hatinya dipenuhi oleh kesedihan, kedukaan, kebencian dan kemarahan yang membuat hidupnya semakin terpuruk sehingga langkah awal untuk penyembuhan akibat pengalaman pahit dalam hidup anda adalah menyadari dan lebih mengenal diri sendiri agar bisa menerima apapun yang telah ditetapkan oleh Allah dan juga menggunakan pengalaman tersebut untuk membantu, mencegah serta menghindarkan orang lain dari keterpurukan. Hal itu membuat hidup anda bahagia & bermakna bagi sesama.

'Seorang hamba yg ditimpa bencana lalu mengucapkan 'Inna lillahi wa ina ilaihi raji'uun (Sesungguhnya kita milik Allah dan kepadaNya kita akan kembali). Ya Allah, berikanlah aku pahala (kebaikan) dalam bencana yang sedang menimpaku ini dan gantilah untukku satu kebaikan daripadanya, 'Yang dengan bacaan itu Allah akan memberikan pahala terhadap bencana yang sedang menimpa dirinya dan Allah akan menggantinya dengan satu kebaikan untuknya.' (HR. Muslim).

Wassalam,
M. Agus Syafii
--
Yuk, hadir di kegiatan 'Salam Amalia (SALMA)' jam 8 s.d 11 siang, Ahad, 26 Juni 2011,  Bila  berkenan berpartisipasi buku2, Majalah, buku Pelajaran, peralatan sekolah, baju layak pakai. Kirimkan ke Rumah Amalia.  Jl. Subagyo IV blok ii, no. 24 Komplek Peruri, Ciledug. Tangerang 15151. Dukungan & partisipasi anda sangat berarti bagi kami. Info: agussyafii@... atau SMS 087 8777 12 431, http://agussyafii.blogspot.com/


#22380 From: retno susiana <rsusiana@...>
Date:: Tue May 3, 2011 8:53 am
Subject: Fw: [the_ics] Menghibahkan koleksi majalah
rsusiana
Send Email Send Email
 
ada yg berminta?? hubungi langsung person dibwah ini ya



----- Forwarded Message -----
From: "bogi@..." <bogi@...>
To: ics-isis@yahoogroups.com; the_ics@yahoogroups.com; ikadip@yahoogroups.com
Cc: dike@...
Sent: Tuesday, May 3, 2011 2:26 PM
Subject: Fw: [the_ics] Menghibahkan koleksi majalah

 

Dear All

Perpust LPEM-FEUI akan menghibahkan sejumlah koleksi majalahnya, yang
berminat silahkan hubungi : Bogi 3143177 pes 305 dengan syarat ambil
langsung dengan biaya angkut sendiri dan paling terpenting siapa cepat
dia dapat.

Terimakasih
Wasalam,
Bogi

Daftar Judul Majalah yang akan dihibahkan :

No Judul Majalah Tahun
1 Analisis CSIS > 2000
2 Asia Pacific Population Journal > 2000
3 Buletin info financial > 2000
4 Business News 1990 s/d 1999
5 Cakrawala pendidikan > 2000
6 Cepal Rieview > 2000
7 Dokumentasi kliping tentang dunia ekuin dan perbankan > 2000
8 IDS Bulletin > 2000
9 IMF Working Paper > 2000
10 IMF Working Report > 2000
11 Intereconomics > 2000
12 International Migration > 2000
13 International Politik und Gesellschaft = International Politics and
Society > 2000
14 International Trade Journal > 2000
15 Journal of Business and Economic Statistics (JBIES) > 2000
16 Journal of Population > 2000
17 Korea and World Affairs > 2000
18 Manajemen dan usahawan Indonesia > 2000
19 Manchester School > 2000
20 Policy Studies Journal > 2000
21 Policy Studies Review > 2000
22 Population and Development Rievew > 2000
23 Population Bulletin of the United Nations > 2000
24 Social Science Japan Journal > 2000
25 Staff Papers > 2000
26 Statistik Perdagangan > 2000
27 Statistik Industri Perdagangan > 2000
28 Viertel Johres Berichte : Probleme der Entwichklungslader > 2000
29 World Economic Outlook > 2000
30 Zinbun > 2000




#22381 From: retno susiana <rsusiana@...>
Date:: Tue May 3, 2011 2:04 am
Subject: fw: kopi dairi organik yang biasa di ekspor ke starbuck - dijual
rsusiana
Send Email Send Email
 
dear all

membantu petani kopi organik di kabupaten dairim, sumatera selatan. kopi ini biasanya di ekspor, namun kendala harga kopi meningkat, maka ekspor di pending dulu karena tidak memungkinkan merubah Mou penjualan yang sudah ada, oleh karena itu kami mebantu menjual kopi ini.

jika berminat hubungi saya saja japri.

terima kasih

rere
--------------------------------------
Dear All,
 
Sebagaimana kita ketahui bersama, bahwa sejak tahun 2007 CII-NSC/Sumatra Program telah melaksanakan Program Kopi Konservasi di Kabupaten Dairi-Sumatera Utara. Ibu kota kabupaten ini adalah Sidikalang, sehingga kopi asal Dairi lebih dikenal dengan KOPI SIDIKALANG-nya. Site project kita berada di Kecamatan Sumbul. Tujuan program ini diantaranya adalah: menekan laju perluasan pembukaan kawasan hutan untuk perkebunan kopi dan pengelolaan kopi yang ramah lingkungan (organic) serta berkelanjutan.
 
Terkait dengan hal tersebut di atas. Tahap pelaksanaan kegiatan di Dairi saat ini sampai kepada supply chain dari kelompok petani kopi, koperasi BADERDA ORGANIK (pembentukannya difasilitasi CII-NCS/SP) dan market. Pada bulan Februari 2011 telah didorong dan dilakukan MoU perdagangan antara  Koperasi dgn PT. Indocafco sebagai pembeli (biji) kopi. Namun harga kopi mengalami kenaikan (harga diatas harga MoU) maka untuk sementara pengapalan/pengiriman kopi ditunda. Selain hal tersebut, kami juga telah medorong produksi kopi bubuk (arabika, robusta dan kopi luwak) dan akan membantu pemasarannya.
 
Untuk mendukung komitmen tersebut, bulan ini kami telah menghentikan pembelian kopi di super/minimarket (rata-rata kebutuhan 1,5 kg/bln) dan beralih ke kopi asli dan tradisional dari kelompok dampingan, dan membeli 2 kg sbg stock.Saat ini kami sedang menyiapkan sempel-sampel kopi bubuk untuk ditawarkan dan dikirimkan ke mitra kerja di medan dan kantor CII di seluruh Indonesia. Jika ada 20 pemesan (mitra kerja dan kantor CII) yang memesan 2 kg/bln, maka telah ada kepastian penjualan 40 kg kopi bubuk/bln yang akan diterima oleh Koperasi dan tentu ini akan sangat membantu koperasi dan kelompok tani dampingan.
 
Terkait hal tersebut di atas, mohon kiranya rekan-rekan mengirimkan alamat kantornya guna pengiriman sampel (100 gr). Dan jika sesuai, rekan-rekan dapat melakukan pemesanan kepada kami (untuk keperluan kantor dan atau individu). Untuk harga, masih dlm feasibility study J. Namun sebagai informasi harga biasa yg kami beli dari koperasi adalah Rp 150.000,-/kg. Bukan untuk mencari keuntungan, tapi sedang membandingkan harga ini dgn harga-harga kopi yg biasa dibeli dipasaran/supermarket: layak atau tidak, dan apakah harga nanti bisa dimasukan ongkos kirim atau tdk.
 
Demikian dari kami. Atas perkenan dan dukungan rekan-rekan kami ucapkan terima kasih.
 
 
Best Regards,
 
Fazrin Rahmadani
CI Indonesia-Sumatra Program Manager

#22382 From: Wal Suparmo <wal.suparmo@...>
Date:: Mon May 2, 2011 2:33 pm
Subject: Trs: [Spiritual-Indonesia] Minta informasi tentang Panti Wreda
wal.suparmo@...
Send Email Send Email
 


--- Pada Sen, 2/5/11, Wal Suparmo <wal.suparmo@...> menulis:

Dari: Wal Suparmo <wal.suparmo@...>
Judul: [Spiritual-Indonesia] Minta informasi tentang Panti Wreda
Kepada: spiritual-indonesia@yahoogroups.com
Tanggal: Senin, 2 Mei, 2011, 9:18 PM

 
Salam,
Apakah diantara para kawan ada yang mengetahui keberadaan PANTI WREDA yang meliputi perawatan secara keseluruhan bagi manula yang berupa  pelayanan se-hari2 maupun pelayanan medis.Katanya ada yang berupa pavilyun atau rumah tersendiri dengan biaya antara  Rp 5,- sampai Rp 10,- juta rupiah.Dimana  terdapat perawat dan dokter jika diperlukan.Meskpun ongkos tsb diluar biaya pengobatan.
Saya mencarikan untuk kakak saya wanita yang berumur 77 tahun dan tidak pernah menikah sehingga tidak mepunyai anak/keluarga yang merawat.
Sebelumnya terimaksih.

Wasalam,
Wal Suparmo

#22383 From: "yudhi" <yudhi_sipdeh@...>
Date:: Mon May 2, 2011 8:29 am
Subject: MENABUR CINTA MENUAI BAHAGIA
yudhi_sipdeh
Send Email Send Email
 
MENABUR CINTA MENUAI BAHAGIA




Sabtu pagi yang sendu di bulan April  2011.

Langit mendung, angin bertiup dingin dan hujanpun turun. Hujan yang merintik
kemudian menderas, bumi pun basah. Gemericik  air mengalir menuruni genting dan
tumpah membuncah. Beningnya kaca mulai mengabut jernih pandangku. Daun-daun
berayun seiring curahan air.

Puji syukur kepada Allah SWT yang menurunkan hujan sebagai anugrah. Bunga-bunga
bermekaran dan benih-benihpun tumbuh.  Benih terbaik akan menumbuhkan tunas
baru, menyeruak gembira menyapa hujan yang turun. Anginpun bersorak
menghembuskan senandung cinta. Allah yang Maha Kuat mencurahkan cinta-Nya dan
benih yang lemah pun tumbuh menjadi tunas baru.  Dan akan terus tumbuh besar dan
kuat dengan cinta yang terus menerus tiada putus.

Begitulah kisah cinta seiring hujan yang turun di pagi yang dingin.  Pesona
cinta telah membuatku merenung dan termangu.

"Allah Maha Kuat,   Cinta-Nya Maha Kuat "
Allah tidak pernah lelah men-CINTA-i semua. Meskipun telah banyak membuat
kerusakan, kesalahan dan dosa.


Manusia yang memiliki "HATI"  telah ditunjuk menjadi KHALIFAH dimuka bumi ini
DENGAN TUGAS untuk terus MENCINTAI manusia, bumi dan alam sekitarnya.

Ya...tugas manusia di dunia ini adalah MENCINTAI setulus HATI...terus menerus
tanpa pernah berhenti. Hanya manusia yang memiliki hati maka tugas itu diberikan
ALLAH kepada manusia.


Nabi dan Rosul di utus diantara manusia adalah menyampaikan kabar CINTA.


SEMAKIN KUAT KEDUDUKAN,  maka TUGAS untuk MENCINTAI semakin besar . Jadi HARUS
semakin kuat dan tak kenal lelah untuk terus MENCINTAI.



Orang Tua seharusnya tidak pernah lelah mencintai anak-anak.

Suami seharusnya tidak pernah lelah mencintai istrinya.

Istri seharusnya tidak pernah lelah mencintai suaminya.

Orang kaya seharusnya tidak  pernah lelah mencintai orang miskin.

Guru seharusnya tidak pernah lelah mencintai murid-murid

Pendidik dan Pengasuh seharusnya tidak  pernah lelah mencintai anak didik & anak
asuhnya.

Kakak seharusnya tidak pernah lelah mencintai adik-adiknya

Yang kuatseharusnya tidak  pernah lelah mencintai yang lemah.

Penguasa/Pemimpin/Pejabat seharusnya tidak  pernah lelah mencintai rakyat yang
dipimpimnya.


Pemimpin yang layak dipilih adalah sangat kuat cintanya kepada rakyatnya.
Kekuatan cintanya dapat diketahui dan benar-benar dirasakan keluarga, sahabat,
tetangga,  teman-teman dan orang banyak di sekitarnya yang tidak dikenalnya.


Jika menyalahi kodrat maka akan terjadi ketidak seimbangan alam. Akan muncul
kerusuhan, bencana dan musibah.

Menabur kebencian hanya akan menuai Bencana dan kepedihan.

Menabur cinta pasti akan menuai kebahagiaan.

Semakin besar cinta yang ditabur...semakin besar Kebahagiaan yang di dapat.


Yuk mari menabur CINTA...
Terus mencintai tiada henti dan jangan pernah lelah.
Hilangkan semua kebencian di hati...

semoga kita kan BAHAGIA.



Jakarta, 30 April 2011

salam cinta.

#22384 From: Wal Suparmo <wal.suparmo@...>
Date:: Sun May 1, 2011 9:27 am
Subject: Bls: [Mayapada Prana] Seri 475
wal.suparmo@...
Send Email Send Email
 
Salam,
SBY bukan jendral peragu maupun lemah.Semua adalah SIASATNYA. Apakah BUSUK ATAU TIDAK tergantung keperluan. NII atau golongan Islam ektrim KANAN tidak akan ditindak.Demikian juga KAUM BURUH yang sekarang dengan massa yang semakin besar juga  smakin condong KEKIRI.  Nantinya tinggal diadu saja!

Wasalam,
Wal Suparmo

--- Pada Ming, 1/5/11, H. M. Nur Abdurrahman <mnur.abdurrahman@...> menulis:

Dari: H. M. Nur Abdurrahman <mnur.abdurrahman@...>
Judul: [Mayapada Prana] Seri 475
Kepada: mayapadaprana@yahoogroups.com
Tanggal: Minggu, 1 Mei, 2011, 11:30 AM

 
Islam yang bermuatan: aqidah (pokok keimanan), jalannya hukum dan akhlaq, meliputi cakrawala yang luas, yaitu petunjuk untuk mengatur baik kehidupan nafsi-nafsi (individu), maupun kehidupan kolektif dengan substansi yang bervariasi seperti keimanan, ibadah ritual (spiritualisme), karakter perorangan, akhlaq individu dan kolektif, kebiasaan manusiawi, ibadah non-ritual seperti: hubungan keluarga, kehidupan sosial politik ekonomi, administrasi, teknologi serta pengelolaan lingkungan, hak dan kewajiban warga-negara, dan terakhir yang tak kurang pentingnya yaitu sistem hukum yang teridiri atas komponen-komponen: substansi aturan-aturan perdata-pidana, damai-perang, nasional-internasional, pranata subsistem peradilan dan apresiasi hukum serta rasa keadilan yang hidup dalam masyarakat yang berakhlaq. Semua substansi yang disebutkan itu bahasannya ada dalam Serial Wahyu dan Akal - Iman dan Ilmu. Maksudnya Wahyu memayungi akal , dan Iman memayungi ilmu.

one liner Seri 475
insya-Allah akan diposting hingga no.800
no.terakhir 972
*******************************************************************
 
BISMILLA-HIRRAHMA-NIRRAHIYM
 
WAHYU DAN AKAL - IMAN DAN ILMU
[Kolom Tetap Harian Fajar]
475 Penangkapan yang Berbau Politis, dan UUD 1945 versus KUHP
 
 Dalam surat penangkapan yang ditandatangani oleh Direktur Pidana Tertentu Korps Reserse Polri, Brigjen (Pol) Aryanto Sutadi, MSc., ustadz Ja'far Umar Thalib (ust.JUT) diduga keras melakukan tindak pidana mengeluarkan perasaan permusuhan terhadap suatu agama sebagaimana dimaksud dalam pasal 156 a KUHP, dan melakukan tindak pidana melakukan penganiayaan dan pembunuhan sebagaimana dimaksud dalam pasal 340 KUHP jo. Psl 355 (1) dan (2) KUHP jo. Psl 55 KUHP.
 Penangkapan ust.JUT sangat kental berbau politis. Mengapa? Apabila betul-betul penangkapan ust.JUT murni yuridis dalam kaitannya dengan pelanggaran terhadap pasal-pasal KUHP seperti yang diperinci di atas, mengapa baru ditangkap pada hari Jum'at 4 Mei 2001, padahal peristiwa pelaksanaan ibadah Abdullah dilaksanakan secara terbuka dan telah lama berlangsung, yaitu pada hari Selasa,  27 Maret 2001, pukul 16.00 WIT. Artinya Polisi tidak mengalami kesukaran serta tidak membutuhkan waktu selama itu untuk mengadakan penyelidikan. Alhasil, sukar disangkal bahwa dalam hal penangkapan  ust.JUT, sangatlah kental berbau politis, karena penangkapan ust.JUT mendahului perintah Kapolri Jend. S.Bimantoro agar segera menangkap tokoh-tokoh FKM antara lain: Hamidi Stania (Wakil Sekjen FKM), Hengki Manihutu (Sekjen FKM), W.Tamael Wattimena, Lois Risakota (perwakilan FKM Jakarta). Maka terasa di hati nurani dan diperkuat oleh pemikiran rasional, ada benang merah antara penangkapan ust.JUT dengan tuntutan massa pendukung separatis RMS/FKM ke Mapolda Ambon. (Ketika Alex Manuputty baru saja ditahan di Mapolda pada hari Senin 30 April 2001, karena mengibarkan bendera RMS pada hari Rabu 25 April 2001, tak berselang berapa lama, datanglah massa pendukung RMS/FKM ke Mapolda dengan aspirasi antara lain bahwa seharusnya Polisi terlebih dahulu melakukan penegakan hukum terhadap Laskar Jihad). Itulah dia maka dikatakan penangkapan ust.JUT sangat berbau politis!
 
***
 Allah SWT adalah ArRahman dan ArRahim, Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Dalam konteks ini ayat-ayat Al Quran bernada sejuk dan lembut. Allah SWT adalah Al Qahhar, Maha Gagah Perkasa. Dalam konteks ini ayat-ayat Al Quran bernada keras, seperti contoh ayat yang berikut (demi keotentikan, transliterasi huruf demi huruf): QATLWHM Y'ADZBHM ALLH BAYDYKM WYKHZHM (S. ALTWBT, 14), dibaca: qa-tilu-hum yu'adzdzibhumuLla-hu biaydi-kum wayukhzihim (s. attawbah), artinya: Perangilah mereka itu niscaya Allah menyiksa mereka dengan tanganmu, dan menghinakan mereka (9:14). Ayat ini ditujukan kepada para agressor yang memusuhi ummat Islam, seperti kasus pembantaian ummat Islam di Ambon pada awal kerusuhan Idul Fitri Berdarah 19 Januari 1999. Semua ekspresi ust.JUT yang bernada keras, yang oleh polisi ditafsirkan sebagai melakukan tindak pidana mengeluarkan perasaan permusuhan terhadap suatu agama, sesungguhnya adalah merupakan jawaban atas tindakan kristen Maluku yang telah membantai warga Muslim pada awal kerusuhan Idul Fitri Berdarah, 19 Januari 1999 tersebut.
     Sangatlah tidak adil rasanya Polisi mencap ust.JUT melakukan tindak pidana mengeluarkan perasaan permusuhan terhadap suatu agama. Semestinya Polisi berterima kasih kepada ust.JUT yang telah berhasil menghambat laju gerakan separatis RMS/FKM pada awal-awal kerusuhan, yang pada waktu itu Polisi kewalahan menghadapi para perusuh separatis RMS/FKM yang sangat bringas menyerang aparat keamanan. Untunglah saat itu dengan kekuasaan Allah SWT, ust.JUT dengan Laskar Jihadnya dapat membantu aparat keamanan menghadapi perusuh separatis RMS/FKM itu.
 Pelaksanaan hukum rajam adalah atas kehendak Abdullah sendiri, itu adalah merupakan ibadah bagi Abdullah. Pelaksanaan ibadah Abdullah ini tidak mungkin dapat dikerjakan oleh Abdullah sendiri, melainkan harus dilaksanakan dengan bantuan kaum Muslimin. Pelaksanaan yang berkaitan dengan itu tidak hanya ditentukan atau diputuskan oleh ust.JUT dan Laskar Jihad saja melainkan atas kesepakatan kaum Muslimin yang ada di desa Ahuru, kodya Ambon. UUD 1945 Pasal 29 ayat 2 menyatakan "Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamnya masing-masing dan untuk beribadah menurut agamanya dan kepercayaannya itu." Pelaksanaan ibadah Abdullah yang meminta dirinya dihukum rajam, itulah yang ditafsirkan oleh polisi sebagai ust.JUT melakukan tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam pasal-pasal KUHP seperti yang diperinci di atas. Padahal diktum "beribadah menurut agamanya" dalam UUD psl.29 (2), terkhusus beribadah menurut agama Islam, adalah melaksanakan perintah Allah SWT dan menjauhi laranganNya. Inilah dilemma hukum yang menimpa ust.JUT, yang tidak melanggar konstitusi (baca: UUD 1945), namun dikatakan melanggar KUHP. Ingatlah, UUD 1945 dua tingkat lebih tinggi di atas KUHP.
 
***
 Kami ingin mengetuk hati nurani penegak hukum dengan pertanyaan berikut: Mengapa Polisi belum (atau tidak?) berhasil menangkap dalang yang biadab dari akar kerusuhan Idul Fitri Berdarah 19 Januari 1999, yang jelas dapat ditelusuri di antara tokoh-tokoh separatis penggerak RMS/FKM, yang mengibarkan bendera RMS di Gunung Nona dan Kudamati pada 18 Januari 1999, sehari sebelum hari pembantaian Idul Fitri Berdarah?! Kasus ust.JUT sangatlah kecil ketimbang dalang biadab perusuh Idul Fitri Berdarah tersebut, yang belum (atau tidak?) berhasil diungkap Polisi hingga kini. WaLlahu A'lamu bi Al Shawa-b.
 
 

 

#22385 From: Wal Suparmo <wal.suparmo@...>
Date:: Sat Apr 30, 2011 12:33 pm
Subject: Usa Willian @ Uni Kate rancak bana
wal.suparmo@...
Send Email Send Email
 
Uni Kate+Uda William rancak bana


Wasalam,
Wal Suparmo

#22386 From: muhamad agus syafii <agussyafii@...>
Date:: Fri May 6, 2011 8:10 am
Subject: Keberkahan Itu Membahagiakan
agussyafii
Send Email Send Email
 
Keberkahan Itu Membahagiakan
        
By: M. Agus Syafii
        
Kerja keras belum tentu produktif, ada yang sudah kerja keras hingga ngos-ngosan keringatan, tetapi hasilnya ternyata tidak memadai. Kerja cerdas lebih produktif, tidak terlalu keringatan tetapi hasilnya bisa jauh lebih banyak. Tetapi banyak juga orang yang sudah kerja cerdas, sudah menghasilkan begitu banyak, segala yang dibutuhkan sudah tersedia, ternyata hidupnya tidak tenang, gelisah dan ujung-ujungnya lari ke narkoba, hidupnya menjadi sengsara. Nah ada jenis kerja lain, yaitu kerja ikhlas yang mengutamakan kehalalan, rizki yang diterima bersumber pada yang benar dan diridhai oleh Allah. Dapat banyak alhamdulillah, dapat sedikit alhamdulillah, belum dapat, sabar dan berusaha lagi. Seberapapun yang diperoleh dari kerja keras, cerdas dan ikhlasnya, ia bisa menerimanya dengan senang hati, karena ia menyadari bahwa wilayah kita itu hanya berikhtiar, hanya berusaha, sedangkan hasil adalah ketetapan Allah. Ada orang sudah dapat banyak masih kurang dan hatinya gelisah, makan tak enak tidur tak nyenyak, dimusuhi orang banyak dan yang berharap keberkahan dapatnya sedikit tetapi ia merasa cukup bahkan masih bisa memberi. Dengan tenang ia menikmati hasil jerih payahnya, membahagiakan, harmonis dengan keluarga & lingkungan bahkan dihormati orang lain.
        
Menurut hitungan matematis, orang yang punya uang dua juta rupiah kemudian diambil satu juta untuk membantu biaya sekolah anak-anak yatim maka uangnya yang tersisa hanya tinggal satu juta rupiah. Jika orang itu kemudian mempunyai pola perilaku tetap yaitu selalu memberikan separoh hasil usahanya untuk membantu orang lain yang kesulitan, maka menurut hitungan matematis ia pasti lambat kayanya dibanding jika ia tidak suka memberi. Jika ia menjadi kaya 10 tahun kemudian maka logikanya jika tidak suka memberi, ia sudah bisa menjadi orang kaya lima tahun lebih cepat. Tetapi realitas kehidupan sering berbicara lain. Orang yang suka memberi justru lebih mudah mendapat rizki sementara orang yang tidak suka memberi, usahanya sering tersendat-sendat. Mengapa? karena hidup itu bukan hanya matematika bumi tapi ada juga matematika langit. Orang yang kekeuh dengan hitungan matematika bumi dalam interaksi sosial tanpa disadari ia justru kehilangan peluang non teknis yang nilainya tak terukur secara matematis, itulah keberkahan.
        
Berkah artinya terkumpulnya kebaikan ilahiyyah pada kita & keluarga seperti terkumpulnya air di dalam kolam. Secara sosiologis, berkah artinya terdayagunanya nikmat Allah secara optimal. Berkah dalam hidup tidak datang dengan sendirinya tetapi harus diupayakan. Bahwa tingkatan ekonomi keluarga itu berhubungan dengan kesungguhan berusaha, kemampuan mengelola (manajemen) dan berkah dari Allah. Itulah sebabnya jika rizki yang kita dapatkan membawa berkah maka menghadirkan segala kebaikan, menghapus kegelisahan, menghilangkan keputusasaan, menambah optimis, bisa berbagi untuk sesama, menjadikan hidup kita lebih indah, lebih sehat, menenteramkan hati dan semakin mendekatkan diri kita kepada Allah serta membuat kita menjadi dekat dengan lingkungan, dicintai dan dihormati keluarga & orang-orang disekeliling kita.

'Sekiranya penduduk negeri-negeri itu beriman dan bertaqwa, niscaya Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan dari bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami akan siksa mereka disebabkan oleh perbuatan mereka (QS. al-A'raf : 96).

Wassalam,
M. Agus Syafii
--
Yuk, hadir di kegiatan 'Salam Amalia (SALMA)' jam 8 s.d 11 siang, Ahad, 26 Juni 2011,  Bila  berkenan berpartisipasi buku2, Majalah, buku Pelajaran, peralatan sekolah, baju layak pakai. Kirimkan ke Rumah Amalia.  Jl. Subagyo IV blok ii, no. 24 Komplek Peruri, Ciledug. Tangerang 15151. Dukungan & partisipasi anda sangat berarti bagi kami. Info: agussyafii@... atau SMS 087 8777 12 431, http://agussyafii.blogspot.com/


#22387 From: muhamad agus syafii <agussyafii@...>
Date:: Sat May 7, 2011 3:29 am
Subject: Kebahagiaan Yang Terindah
agussyafii
Send Email Send Email
 
Kebahagiaan Yang Terindah

By: M. Agus Syafii

Bagi seorang istri kebahagiaan yang terindah akan hadir ketika mampu melewati setiap ujian yang diberikan oleh Allah. Hanya berharap keridhaan Allah sanggup membuat dirinya melewati semua luka dan derita, hidup bersama suami dan anak-anaknya. Itulah kebahagiaan bagi seorang istri dengan cinta yang tulus untuk keluarga. Pernah ada seorang ibu yang diuji oleh Allah dengan suami yang mendapatkan serangan jantung, dengan setulus hati menjaga & merawatnya. Teringat dulu suaminya pernah meninggalkan dirinya dan anak-anaknya, luka itu masih terasa perih membuat hatinya bergejolak, air matanya menetes. Kekuatan cinta yang begitu besar mampu meredam rasa sakit itu. Disaat hati yang bergejolak beliau datang ke Rumah Amalia untuk berbagi dan berdoa agar Allah berkenan memberikan kesembuhan bagi suaminya yang tengah terbaring sakit.

Dengan penuh kasih sayang dan ketegaran hati, suami terkulai lemah dan terjatuh diatas pangkuannya. Menjaga dan merawatnya. Sampai suaminya sudah bisa makan, disuapinya dengan penuh kesabaran. Kesembuhan suami membuatnya bahagia dan anak-anaknya. Semua cobaan dan ujian kehidupan yang diberikan oleh Allah pada dirinya semakin mengokohkan iman. Apapun yang telah dilakukan suaminya, sebagai istri, ia tetap mencintainya.  Ia memaafkan suaminya, Ia sudah memilihnya sebagai suami, siap untuk menerima kesalahan dan kekurangannya, Ia juga mencoba untuk maafkan dirinya sendiri karena merasa semua itu adalah kesalahan dirinya sendiri mengapa ia telah memilih laki-laki itu sebagai suaminya.  

Ia bertekad untuk mendampingi & menjaga suami serta anak-anaknya dalam mengarungi kehidupan. Alasan yang utama baginya ingin mengajarkan kepada anak-anak arti penting menjalani kehidupan ini adalah ibadah kepada Allah. Disaat suami sudah sehat kembali,  Beliau bertutur, 'Kebahagiaan yang terindah dalam hidup saya karena kami sanggup melewati berbagai cobaan & ujian yang datangnya dari Allah dan kami semakin mensyukuri kehidupan sebagai anugerah Allah.'

---
Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetapkanlah waspada dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung. (Qs. ali Imran[3]:200).

Wassalam,
M. Agus Syafii
--
--
Yuk, hadir di kegiatan 'Salam Amalia (SALMA)' jam 8 s.d 11 siang, Ahad, 26 Juni 2011,  Bila  berkenan berpartisipasi buku2, Majalah, buku Pelajaran, peralatan sekolah, baju layak pakai. Kirimkan ke Rumah Amalia.  Jl. Subagyo IV blok ii, no. 24 Komplek Peruri, Ciledug. Tangerang 15151. Dukungan & partisipasi anda sangat berarti bagi kami. Info: agussyafii@... atau SMS 087 8777 12 431, http://agussyafii.blogspot.com/



#22388 From: "H. M. Nur Abdurrahman" <mnur.abdurrahman@...>
Date:: Sat May 7, 2011 9:28 am
Subject: Update: Negara Intel Indonesia (NII) KW 9 <= Seri 972 Organisasi NII Kontemporer
mnur.abdurra...
Send Email Send Email
 
BISMILLA-HIRRAHMA-NIRRAHIYM
 
WAHYU DAN AKAL - IMAN DAN ILMU
[Kolom Tetap Harian Fajar]
972 Organisasi NII Kontemporer
 
Pada Rabu malam/malam Kamis, 20 April 2011 TV-One menayangkan talkshow tentang Negara Islam Indonesia (NII). Mendengar penuturan narasumber (sayang saya tidak sempat catat namanya) yang katanya sekitar setahun mencemplungkan dirinya dalam NII, maka kita akan terkicuh, termasuk pula KH Ahmad Hasyim Muzadi yang peserta talkshow itu rupanya terkicuh juga.
 
Firman Allah:
-- YAYHA ALDzYN AMNWA AN JAaKM FASQ BNBA FTBYNWA AN TShYBWA QWMA BJHLt  FTShBhWA 'ALY MA F'ALTM NADMYN (S. ALhJRAT, 49:6), dibaca: yaa.ayyuhal ladziina aamanuu in jaa.akum faasiqum binabain fatabayyanuu an tushiibu qawman bijahaalatin fatushbihuu 'alaa maa fa'altum naadimiin, artinya:
 
-- Hai orang-orang beriman, jika datang kepadamu orang-orang fasiq dengan  annaba', maka lakukanlah tabayyun, jangan sampai kamu tanpa pengetahuan menimpakan musibah kepada suatu kaum, lalu kamu menyesal atas perbuatanmu.
 
Tabayyun adalah bahasa Al Quran yang dibentuk oleh akar kata yang terdiri dari 3 huruf:[BA-YA-NUN = jelas]. Tabayyun bermakna mengusut, mencari kejelasan tentang suatu annaba'. Dalam bahasa komunikasi politik kontemporer annaba' disebut "bisikan-provokasi" dan tabayyun disebut "klarifikasi".
 
Maka perlu dilakukan tabayyun atas annaba' yang diutarakan oleh narasumber dalam talkshow tsb, yang reputasinya tidak dikenal, karena baru sekali itu muncul. Annaba' tsb dilakukan tabayyun terhadap Mustofa B Nahrawardaya yang reputasinya cukup dikenal sebagai Koordinator Indonesian Crime Analyst Forum (ICAF), sekaligus pengurus Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) PP Muhammadiyah yang juga staf Ahli DPR RI.
 
Sesunguhnya NII itu ada dua jenis, NII asli dan NII kontemporer hasil kloning NII asli. Dicuplik dari tulisan Mustofa B Nahrawardaya, maka simaklah yang berikut ini:
 
Semenjak pergantian imam dari Kartosoewirjo kepada para penggantinya sebelum terbentuk Komandemen Wilayah IX (atau lebih dikenal NII KW9), NII sudah tidak lagi murni gerakan NII. Gerakan pembentukan negara di bawah bendera agama Islam itu, sudah disusupi (diinfiltrasi) oleh intelijen. Alhasil, NII bentukan intelijen ini sungguh jauh benar karakternya dengan NII yang semula dirintis Kartosoewirjo, Daud Beureuh, hingga era Seno/Basyra yang tertangkap aparat sebelum awal tahun 80-an.
 
NII hasil kloning bentukan intelijen itu, sengaja dipelihara untuk pembantaian terhadap citra NII yang asli, dan itu sarat dengan kepentingan politis. Masyarakat pun dibuat jengkel dan marah terhadap NII, karena mengkampanyekan karakter NII yang suka mencuri, membaiat dengan cara khusus, mengkafirkan orang, pengumpulan dana secara massal, atau perekrutan menggunakan model indoktrinasi. Padahal NII rintisan Kartosoewirjo tidak mengajarkan seperti itu.
 
Korban-korban rekrutan NII mengesankan masih eksisnya NII. Padahal, kepolisian sudah menerima banyak laporan korban perekrutan NII, namun terbukti sampai sekarang polisi juga belum bisa menemukan dan menangkap gembongnya. Patut diduga, aparat sengaja memelihara isu NII untuk digunakan sebagai wahana penutup terhadap kasus lain yang menjadi sorotan masyarakat. Apabila memang serius menghentikan praktek makar NII, pemerintah pasti sudah melibasnya. Termasuk Kapolda Metro Jaya, apabila memang sudah lama mengendus keberadaan NII, segera saja tangkap dan adili dengan fair. 
 
Kesimpulannya, NII yang ada saat ini tidak lain tidak bukan adalah NII kloningan bentukan intelijen. Masyarakat awam yang menjadi korban perekrutan akan mengira ini adalah ulah NII. Padahal bukan.
 
"Maka dari itu, seandainya ada anggota keluarga yang konon menjadi korban perekrutan NII dengan ciri-ciri linglung, atau bicaranya ngelantur soal pria berjenggot, soal pengajian, soal ustadz, soal jamaah, soal NII,....eits, jangan langsung menuduh itu kerjaan NII. Kasihan NII aslinya. Sudah tidak ada, masih juga difitnah. Kasihan kan?" tutup Mustofa B Nahrawardaya
http://www.detiknews.com/read/2011/04/14/164023/1617694/10/organisasi-nii-sudah-wassalam-nii-kw1-sengaja-dibuat-intelijen?991101mainnews
 
Azyumardi Azra dalam talkshow di TV-One pada malam Senin 24 April 2011 memperkirakan dana yang dikumpulkan itu ada benang merahnya dengan pembangunan Pesantren Al-Zaytun. Konstatering Azyumardi Azra tsb nampaknya tidak meleset, karena dikuatkan dengan praktek pemerasan atau eksploitasi dana ummat dengan mengatasnamakan gerakan NII yang bermuara ke Al-Zaytun pimpinan Abu Toto Alias Panji Gumilang yang notabene adalah pemain tingkat tinggi yang bermain dengan pihak aparat. Ini menurut penuturan Umar Abduh pada acara bedah buku di Pemda Indramayu hari Selasa tanggal 2 Okt 2001. Lagi pula ada kecocokan informasi dari yang pernah terseret dalam NII Kontemporer, yaitu peserta talkshow remaja puteri (lagi-lagi saya tidak catat namanya) malam Senin itu dengan penuturan Umar Abduh mengenai munakahat (pernikahan) dalam kelompok NII Al-Zaytun Abu Toto.
 
From: "Tawangalun" <tawangalun@...>
To: <
sabili@yahoogroups.com>
Sent: Sunday, April 24, 2011 4:57 AM
Subject: [Sabili] Re: inilah.com Membuka Kembali Kisah NII & Ponpes Al-Zaytun
 
Anak saya no 2 juga pernah dibujuk orang NII masuk disarangnya NII. Diindoktrinasi oleh Ketuanya (mungkin bernama Panji Gumilang). Habis itu dimintai duwit. Wah jang NII memang bangsat elek. Padahal Ketua MUI Jabar pak Athian sudah bikin laporan detail soal NII dan Zaitun.
 
***
 
NII hasil kloning ini memperkeruh suasana membentuk stigma pada gerakan untuk menegakkan Syari'at Islam seperti Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dan Komite Persiapan Penegakan Syari'at Islam (KPPSI). Aktivitas HTI dalam upaya menegakkan Syari't Islam dengan mnganjurkan sistem Khilafah tidak ada yang melanggar hukum positif, sedangkan KPPSI menempuh koridor konstitusional dalam upaya menegakkan Syari'at Islam.
 
WaLlahu a'lamu bishshawab.
 
*** Makassar, 1 Mei 2011
  [H.Muh.Nur Abdurrahman]
http://waii-hmna.blogspot.com/2011/05/972-organisasi-nii-kontemporer.html
 
----------------------------------------
Update
----- Original Message -----
From: "wirawan" <
wirawan.smg@...>
To: "Sabili" <
Sabili@yahoogroups.com>
Sent: Saturday, May 07, 2011 8:52 AM
Subject: [Sabili] Negara Intel Indonesia (NII) KW 9
 
Negara Intel Indonesia (NII) KW 9
 
Oleh Irfan S Awwas, Ketua Lajnah Tanfidziyah Majelis Mujahidin
 
Apabila kita mendengar isu Negara Islam Indonesia (NII), maka yang terlintas dalam pandangan masyarakat adalah, kelompok yang ingin mengganti NKRI dengan Negara Islam, dengan menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan.
Seperti, mengeksploitasi wanita bercadar untuk merampok dan memeras uang, termasuk mengancam dibunuh bila keluar dari komunitas tersebut.
 
Akibatnya, serentetan persepsi negatif itu, tidak saja berdampak buruk bagi komunitas itu, tapi juga terhadap Islam itu sendiri. Bahkan akhir-akhir ini, tidak saja mengaitkan gerakan Islam Syari'at dengan NII, tapi juga menyematkan labelalisasi terorisme.
 
Kasus terbaru adalah terungkapnya kasus Laila Febriani alias Lian, 7 April 2011, pegawai honorer Departemen Perhubungan, yang terdampar dua hari di Masjid At Ta'awun dikawasan Puncak, Bogor. Ketika ditemukan, Lian dalam
kondisi linglung dicurigai akibat indoktrinasi aliran sesat, bahkan ia sudah merubah gaya berpakaiannya dengan mengenakan Jilbab Lebar dan bercadar.
 
Dibalik kasus ini muncul kesan untuk memojokkan citra berbusana Muslimah dengan jilbab lebar dan bercadar. Tak hanya itu, Lian menyebut banyak pria berjenggot tebal diantara mereka yang mengindoktrinasinya.
 

Gerakan NII Palsu
 
Upaya mendiskreditkan misi NII yang diproklamirkan SM. Kartosuwiryo, 12 syawal 1368 H/ 7 Agustus 1949 M, telah dilakukan bukan saja oleh mereka yang memusuhinya. Tapi, yang lebih berbahaya justru munculnya gerakan sempalan
NII, yang melakukan penyimpangan atas nama NII oleh orang yang malah mengaku sebagai penerus perjuangan NII. Salah satu upaya jahat itu dilakukan oleh Totok Abdussalam alias AS Panji Gumilang, pimpinan Ma'had Al-Zaytun,
Inderamayu, Jawa Barat, di bawah payung gerakan NII KW 9.
 
Padahal, misi NII yang diperjuangkan SM. Kartosuwiryo dan NII KW 9 versi AS Panji Gumilang membawa misi kontradiktif, berbeda dalam tujuan, dan bertentangan secara aqidah. NII atau DII/TII Kartosuwiryo berjuang
menegakkan Negara Islam Indonesia berdasarkan Quran dan Sunnah. Sebaliknya, NII KW 9 yang dipimpin AS Panji Gumilang dengan Ma'had Al-Zaytun sebagai sentral aktivitasnya, melakukan penipuan, dan pemerasan atas nama NII.
Pemahaman keagamaan, dan prilaku pengikutnya yang sama sekali tidak bisa dikategorikan Islami, adalah fakta kongkrit. Mereka menafsirkan ayat-ayat Al-Quran menggunakan metode safsathah, tafsir semau gue berdasarkan
kepentingan hawa nafsu.
 
Karakteristi NII KW 9 versi Panji Gumilang
Dapat dilihat dari pemahaman keagamaan, dan perilaku pengikutnya:
 
Pertama, ingkar Sunnah: Pengajian-pengajian diselenggarakan sangat eksklusif dan tertutup. Materi awal tentang kebenaran Al-Quran, berikutnya akan selalu menggunakan Al-Quran sebagai rujukan, jarang sekali menggunakan hadits. Alasannya, adanya perkataan Nabi SAW : "Inna khairul hadits kitaballah - sebaik-baik hadits adalah kitabullah." Mereka menolak hadits dengan menggunakan dalil hadits. Dalam hal ini, NII KW 9 menggunakan kalimat yang benar untuk tujuan kebathilan, sebagaimana dikatakan Imam 'Ali bin Abi Thalib, Kalimatu haqqin yuradu biha bathilun."
 
Sedang Ustadz yang memberikan pengajian selalu menyembunyikan identitasnya, dengan alasan security (keamanan). Bukan itu saja, calon pengikut NII KW 9 diajak ke suatu tempat untuk dibai'at, selama dalam perjalanan matanya
ditutup.
 
Mereka menafsirkan ayat-ayat Al-Quran semau gue, sesuai kepentingan hawa nafsunya. Penggunaan hujjah Al-Quran hanya sekedar alat legitimasi atas suatu pemahaman sesat. Misalnya, peristiwa Isra' Mi'raj ketika Rasulullah Saw naik ke langit ke tujuh, mereka artikan sebagai tujuh tingkat struktur pemerintahan, yaitu RT, RW, Lurah, Camat, Bupati, Gubernur, dan Presiden. Ibadah shalat dianggap bukan kewajiban setiap Muslim, karena belum futuh Makkah, padahal Al-Quran sudah turun 30 juz dan Rasulullah Saw sudah wafat.
 
Kedua, menghalalkan yang diharamkan Allah : Siapa saja di luar kelompoknya dianggap kafir, karena itu halal darahnya dan dan hartanya boleh dirampas, dengan menganggapnya sebagai harta rampasan (fa'i). Jama'ahnya diperas,
dijadikan objek pengumpulan dana dengan alasan infaq dan shadaqah, sementara penggunaan dana yang terkumpul tidak transparan. Para anggota jama'ah yang tidak berinfaq dianggap berhutang. Karena itu mereka membolehkan pengikutnya untuk mencuri, merampok, berdusta atas nama agama demi memenuhi tuntunan bai'atnya.
 
Istilah NII hanyalah kedok, untuk memudahkan rekrutmen para aktivis Muslim, sementara di sisi lain mereka menghalalkan darah dan harta sesama Muslim diluar kelompoknya, persis perilaku dan pemahaman kaum komunis PKI.
 
Kelompok NII (Negara Intelijen Indonesia) KW 9 ini disinyalir banyak pengamat dan aktivis Muslim, sebagai pembawa misi terselubung untuk menghancurkan Islam dari dalam. Melakukan penyimpangan aqidah dan syari'ah
dengan memakai label Islam, mengikuti pandangan Napoleon Bonaparte yang menyatakan : "Jika mau membunuh kuda, gunakan kuda."
 
Gerakan NII KW 9, juga mengusung misi intelijen. Tujuannya membangun citra negatif bagi gerakan yang bertujuan menegakkan Syari'ah Islam secara kaffah, menakut-nakuti umat Islam. Labelisasi Islam terhadap perilaku dan pemahaman yang bertentangan dengan ajaran Islam, adalah di antara metode dakwah yang ditempuh NII KW 9 pimpinan Totok Salam alias AS Panji Gumilang. Pusat gerakan aliran sesat KW 9 di Ma'had Al-Zaytun (bukan Az-Zaytun), Haurgeulis, Kabupaten Inderamayu, Jawa Barat.
 
Jadi, Darul Islam atau NII pimpinan SM. Kartosuwiryo yang diproklamasikan 12 syawal 1368 H / 7 Agustus 1949 M, hanya menjadi tameng gerakan KW 9 (Komandemen Wilayah 9), sama sekali tidak memiliki kaitan sejarah, baik secara harakiyah maupun ideologis dengan NII KW 9 pimpinan Totok Salam. Hal ini penting ditegaskan, agar masyarakat tidak keliru menilai, dan tidak rancu dalam memahami peran sentral Darul Islam dalam membangkitkan semangat
jihad, untuk membasmi kebathilan.
 
NII bentukan intelijen ini sungguh jauh benar karakternya dengan NII yang semua dirintis Kartosoewirjo, Daud Beureuh. Upaya formalisasi syariat Islam di lembaga negara selalu dikaitkan dengan Negara Islam Indonesia (NII),
karena dianggap memiliki benang merah dengan Darul Islam atau NII pimpinan SM. Kartosuwiryo.
 
Darul Islam, dipandang sebagai embrio atas suatu paham yang mengedepankan pentingnya melaksanakan Syari'at Islam secara sistemik, melalui jalur kekuasaan pemerintahan. Karena tanpa kekuasaan, Islam tidak akan bisa secara optimal melaksanakan misi Rahmatan Lil 'Alamin.
 
Maka di zaman SM Kartosuwiryo, istilah NII bukan sekadar nama sebuah gerakan keagamaan, melainkan institusi Negara dengan konstitusi Islam yang memiliki kekuasaan berdaulat penuh. Memberi label NII pada aktivitas gerakan
keagamaan, sangat riskan dari sudut pandang keamanan, juga dapat disalah gunakan sebagai alat penipuan secara ideologis.
 
Penolakan penggunaan nama NII terhadap aktivitas yang hanya sekadar gerakan, tanpa basis teritorial serta otoritas kekuasaan yang jelas, selain sebagai upaya mengamankan dan mengamalkan amanah perjuangan. Juga, meluruskan
pemahaman yang keliru, memberi nama pada sesuatu yang bukan menjadi namanya. Menganggap gerakan sebagai Negara, koordinasi sebagai kekuasaan pemerintahan, sangat rentan terhadap penyusupan dan penyalahgunaan wewenang.
 
 
Negara Intelijen
 
Pada tanggal 27 Agustus 1999, masyarakat pergerakan Islam dikejutkan oleh sebuah pemberitaan berkenaan dengan diresmikannya sebuah pesantren oleh Presiden B.J. Habibie, di Indramayu (Jawa Barat). Pesantren termegah di Asia
Tenggara itu bernama Ma'had Al-Zaytun, yang dipimpin oleh Syaikh Al-Ma'had AS Panji Gumilang.
 
Yang membuat kalangan pergerakan terkejut bukanlah semata-mata karena kemegahan pesantren yang berdiri di tengah-tengah kemiskinan rakyat sekitarnya, tetapi terutama karena sosok yang bernama AS Panji Gumilang, yang tak lain adalah Abu Toto, alias Toto Salam.
 
Pada tanggal 14 Mei 2003 Jenderal AM Hendropriyono (dalam kapasitasnya sebagai Kepala BIN), atas nama Presiden RI (waktu itu) Megawati, memenuhi undangan Panji Gumilang untuk menancapkan patok pertama bangunan gedung
pembelajaran yang diberi nama Gedung Doktor Insinyur Haji Ahmad Soekarno. Kehadiran Jenderal Hendropriyono ketika itu diikuti hampir seluruh pejabat tinggi BIN.
 
Pada Pemilu Legislatif 5 April 2004, terdapat sekitar 11.563 pemilih yang tersebar di 39 TPS Khusus Al-Zaytun, hampir seluruhnya (92,84 persen) diberikan kepada Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB) pimpinan Jenderal Purn.
Hartono dan Siti Hardiyanti Rukmana (Mbak Tutut-putri Soeharto). Selebihnya (618 suara) diberikan kepada Partai Golkar.
 
Tanggal 5 Juli 2004, masyarakat kembali dikejutkan oleh pemberitaan seputar Pemilihan Presiden, yaitu ketika Al-Zaytun berubah sementara menjadi 'TPS Khusus' yang menampung puluhan ribu suara (24.878 jiwa) untuk mendukung calon presiden Jenderal Wiranto. Ketika itu, puluhan armada TNIAD hilir-mudik mengangkut ribuan orang dari luar Indramayu yang akan memberikan suaranya di TPS tersebut. Dalam perkembangannya, hasil dari TPS Khusus ini dianulir.
 
Sebelum kasus penimbunan senjata oleh Brigjen Koesmayadi diungkap oleh KSAD Jenderal TNI Djoko Santoso (yakni pada 29 Juni 2006), beberapa tahun sebelumnya sejumlah aktivis Islam pernah melaporkan kepada aparat kepolisian tentang adanya timbunan senjata di Al-Zaytun, pada sebuah tempat yang dinamakan Bunker. Laporan itu baru ditindak-lanjuti aparat kepolisian beberapa bulan kemudian, setelah ratusan senjata itu dipindahkan ke tempat
lain, dan bunker tempat penyimpanan senjata sudah berubah fungsi. Senjata-senjata itu milik seorang jenderal aktif yang sangat berpengaruh pada masanya.
 
Dari rentetan fakta di atas, tampaknya sulit untuk mencegah bila ada yang menyimpukan bahwa Toto Salam alias Abu Toto adalah sosok yang disusupkan ke dalam gerakan Islam, dengan proyek mercusuarnya berupa Ma'had Al-Zaytun.
 

#22389 From: "H. M. Nur Abdurrahman" <mnur.abdurrahman@...>
Date:: Sat May 7, 2011 10:43 pm
Subject: Seri 974 Sejuk dan Keras yang Seimbang
mnur.abdurra...
Send Email Send Email
 
BISMILLA-HIRRAHMA-NIRRAHIYM
 
WAHYU DAN AKAL - IMAN DAN ILMU
[Kolom Tetap Harian Fajar]
974 Sejuk dan Keras yang Seimbang
 
Syari'at Islam ibarat dua sisi mata uang yang tak terpisahkan, yaitu sejuk dan keras yang seimbang. Allah SWT adalah Ar-Rahman dan Ar-Rahim, Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Dalam konteks ini ayat-ayat Al Quran bernada sejuk. Allah SWT adalah Al Qahhar, Maha Gagah Perkasa. Dalam konteks ini ayat-ayat Al Quran bernada keras, seperti contoh ayat yang berikut
:
-- QATLWHM Y'ADZBHM ALLH BAYDYKM WYKHZHM (S. ALTWBT, 9:14), dibaca: qaatiluuhum yu'adzdzibhumuLlaahu biaydiikum wayukhzihim (S. At-taubah), artinya:
-- Perangilah mereka itu niscaya Allah menyiksa mereka dengan tanganmu, dan menghinakan mereka.
Ayat ini ditujukan kepada para agressor yang memerangi ummat Islam.
 
S. At-Taubah adalah satu-satunya Surah dalam Al-Quran yang tidak dibuka dengan Basmalah. Namun ini ditebus oleh S. An-Naml yang mengandung dua Basmalah, satu pada pembukaan Surah dan satu pada ayat 30, sehingga jumlah Basmalah tetap = jumlah Surah, yaitu 114 = 6 x 19. Hubungan S. At-Taubah bernomor 9 dengan S. An-Naml bernomor 27 juga unik yaitu dikontrol oleh angka keterkaitan matematis bilangan 19. Apabila nomor masing-masing Surah dari Surah ke-9 s/d ke-27 disusun secara Deret Hitung: (9+10+11+12+...+24+25+26+27) maka hasilnya adalah 342 = 18 x 19.
 
S. At-Taubah yang tidak dibuka dengan Basmalah, merupakan ciri khas yaitu petunjuk bagaimana bersikap dalam keadaan perang. Bagaimanapun juga Negara Islam Madinah oleh kenyataan sejarah pernah dalam situasi perang yang bersifat defensif, sehingga Allah SWT perlu menurunkan pedoman bersikap dan bertindak dalam situsasi perang. Maka ayat-ayat dalam S. At-Taubah yang menyangkut tentang perang, harus dimaknai dalam konteks situasi dan dalam wilayah perang (Dar al-Harb).
 
Islamic anger at the West is a product of Western oppression of Muslims. Time magazine proclaims that "terrorism is the bitter howl of the victimized." (kemarahan ummat Islam kepada Barat adalah produk tindasan kezaliman Barat atas ummat Islam. Time magazine menyatakan: "terorrisme adalah teriakan pahit dari para korban)
http://frontpagemag.com/Articles/ReadArticle.asp?ID=7966
 
Kita sekarang akrab dengan sebuah lembaga baru yang bernama Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Mengapa kita katakan akrab, karena para petingginya sering muncul di layar kaca menjadi artis. BNPT dibentuk melalui kepres No. 46 tahun 2010, resmi di teken Presiden tanggal 16 Juli 2010. Dan sejak itu menyangkut isu-isu terkait terorisme orang-orang BNPT sering tampil di muka media. Ketua BNPT, Ansyad Mbai laksana seorang orator politik, banyak membangun opini dan propaganda yang tendensius dengan sejumlah kepentingan politiknya ketimbang bicara fakta. Sejauh ini belum terbuka di hadapan publik tentang mekanisme kontrol terhadap kerja lembaga BNPT.
 
Hal yang menarik dari BNPT, keseriusannya melakukan langkah lembut dibawah payung strategi yang bernama deradikalisasi. Sebuah strategi bagian dari proyek kontra-terorisme. Selama ini pendekatan secara keras oleh Densus88 dianggap belum bisa mereduksi dan menghabisi seluruh potensi yang mengarah kepada tindakan terorisme. Bahkan dianggap belum efektif menyentuh akar persoalan terorisme secara komprehensif. Fasalnya setelah terpidana menjalani hukuman, keluar penjara ada yang tetap radikal, lalu menjadi "teroris" lagi.
 
Strategi yang ditempuh, obyek sasaran jangka panjangnya BNPT yaitu kelompok yang dianggap mengusung ideologi radikal atau fundamentalis. Terkait dengan ini ditempuhlah pendekatan formal, yaitu langkah BNPT menggandeng MUI di akhir 2010 dengan membuat program Halaqah Nasional Penanggulangan Terorisme dan Radikalisme. Acara ini diselenggarakan di enam kota besar Indonesia, meliputi Jakarta (11 Nopember), Solo (21 Nopember), Surabaya (28 Nopember), Palu (12 Desember) dan terakhir di Medan (30 Desember) tahun lalu.
 
BNPT menggandeng MUI, maksudnya ini adalah Proyek BNPT, namun dikesankan kepada publik bahwa penggagas acara ini diatas namakan MUI Pusat dan Forum Komunikasi Praktisi Media Nasional (FKPMN) yang di ketuai oleh Wahyu Muryadi (Pimred Majalah Tempo). Ketika agenda ini berlangsung, fakta berbicara lain, hampir disemua tempat mendapatkan resistensi dari kalangan ulama dan tokoh masyarakat yang cukup kritis, karena melihat banyak kesenjangan dan kejanggalan antara niat baik BNPT dengan fakta dilapangan yang membuat umat Islam merasa terzalimi.
 
Sebenarnya strategi deradikalisasi BNPT yang diarahkan kepada kelompok yang dianggap mengusung ideologi radikal atau fundamentalis, itu ibarat lain yang gatal, lain yang digaruk. Mengapa? Karena seperti dikemukakan di atas bahwa Syari'at Islam ibarat dua sisi mata uang yang tak terpisahkan, yaitu sejuk dan keras yang seimbang. Sehingga jika salah satu dari keduanya diredam akan terjadi kepincangan. Kalau yang sejuk diredam, maka ummat Islam akan menjadi agresif, sebaliknya jika yang keras diredam maka ummat Islam akan jadi loyo.  
 
Jadi strateginya bukan deradikalisasi melainkan:
 
Pertama diberikan pemahaman kepada para "teroris" itu bahwa Indonesia ini bukan Wilayah Perang (Dar al-Harb). Dan ulama yang cocok untuk memberikan pengertian kepada mereka bahwa Indonesia ini bukan Dar al-Harb, adalah ulama semacam al-Ustadz KH Abu Bakar Ba'asyir. Sayangnya beliau itu dimusuhi dikriminalisasi.
 
Yang kedua seperti dikutip dari => http://frontpagemag.com/Articles/ReadArticle.asp?ID=7966 di atas: kemarahan ummat Islam kepada Barat adalah produk tindasan kezaliman Barat atas ummat Islam: "terorrisme adalah teriakan pahit dari para korban." Maka kebijakan politik luar negeri Eksekutif janganlah "bermesrahan" dengan Barat. Janganlah pakai pradigama ucapan legendaris: "I love the United States, with all its faults. I consider it my second country," yaitu jawaban SBY sewaktu ditanyai oleh the International Herald Tribune. WaLlahu a'lamu bishshawab.
 
*** Makassar, 15 Mei 2011
   [H.Muh.Nur Abdurrahman]

#22390 From: "H. M. Nur Abdurrahman" <mnur.abdurrahman@...>
Date:: Mon May 9, 2011 5:05 am
Subject: Re: Re: [wanita-muslimah] Seri 974 Sejuk dan Keras yang Seimbang
mnur.abdurra...
Send Email Send Email
 
Terima kasih.
Salah nomor dan salah tanggal
Mestinya nomor 973 tanggal 8 Mei
Wassalam
HMNA
 
----- Original Message -----
From: "chodjim" <chodjim@...>
Sent: Sunday, May 08, 2011 9:33 PM
Subject: Re: [wanita-muslimah] Seri 974 Sejuk dan Keras yang Seimbang

Abah, hari Minggu ini bukankah tanggal 8 Mei? Tetapi, Abah menutup dengan tanggal 15 Mei 2011. Masih seminggu lagi.... :)

Wassalam,

chodjim



  ----- Original Message -----
  From: H. M. Nur Abdurrahman
  To:
tahajjud_call@yahoogroups.com ; wanita-muslimah@yahoogroups.com ; Tadabbur@yahoogroups.com ; Sabili ; Relexjap@yahoogroups.com ; mayapadaprana@yahoogroups.com ; mangajiRN@yahoogroups.com ; Lautan-Quran@yahoogroups.com ; Jamaah-Islamiyah@yahoogroups.com ; Info_Islam@yahoogroups.com ; BUGINESE@yahoogroups.
  Sent: Sunday, May 08, 2011 5:43 AM
  Subject: [wanita-muslimah] Seri 974 Sejuk dan Keras yang Seimbang


   
  BISMILLA-HIRRAHMA-NIRRAHIYM

  WAHYU DAN AKAL - IMAN DAN ILMU
  [Kolom Tetap Harian Fajar]
  974 Sejuk dan Keras yang Seimbang

  Syari'at Islam ibarat dua sisi mata uang yang tak terpisahkan, yaitu sejuk dan keras yang seimbang. Allah SWT adalah Ar-Rahman dan Ar-Rahim, Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Dalam konteks ini ayat-ayat Al Quran bernada sejuk. Allah SWT adalah Al Qahhar, Maha Gagah Perkasa. Dalam konteks ini ayat-ayat Al Quran bernada keras, seperti contoh ayat yang berikut
  :
  -- QATLWHM Y'ADZBHM ALLH BAYDYKM WYKHZHM (S. ALTWBT, 9:14), dibaca: qaatiluuhum yu'adzdzibhumuLlaahu biaydiikum wayukhzihim (S. At-taubah), artinya:
  -- Perangilah mereka itu niscaya Allah menyiksa mereka dengan tanganmu, dan menghinakan mereka.
  Ayat ini ditujukan kepada para agressor yang memerangi ummat Islam.

  S. At-Taubah adalah satu-satunya Surah dalam Al-Quran yang tidak dibuka dengan Basmalah. Namun ini ditebus oleh S. An-Naml yang mengandung dua Basmalah, satu pada pembukaan Surah dan satu pada ayat 30, sehingga jumlah Basmalah tetap = jumlah Surah, yaitu 114 = 6 x 19. Hubungan S. At-Taubah bernomor 9 dengan S. An-Naml bernomor 27 juga unik yaitu dikontrol oleh angka keterkaitan matematis bilangan 19. Apabila nomor masing-masing Surah dari Surah ke-9 s/d ke-27 disusun secara Deret Hitung: (9+10+11+12+...+24+25+26+27) maka hasilnya adalah 342 = 18 x 19.

  S. At-Taubah yang tidak dibuka dengan Basmalah, merupakan ciri khas yaitu petunjuk bagaimana bersikap dalam keadaan perang. Bagaimanapun juga Negara Islam Madinah oleh kenyataan sejarah pernah dalam situasi perang yang bersifat defensif, sehingga Allah SWT perlu menurunkan pedoman bersikap dan bertindak dalam situsasi perang. Maka ayat-ayat dalam S. At-Taubah yang menyangkut tentang perang, harus dimaknai dalam konteks situasi dan dalam wilayah perang (Dar al-Harb).

  Islamic anger at the West is a product of Western oppression of Muslims. Time magazine proclaims that "terrorism is the bitter howl of the victimized." (kemarahan ummat Islam kepada Barat adalah produk tindasan kezaliman Barat atas ummat Islam. Time magazine menyatakan: "terorrisme adalah teriakan pahit dari para korban)
 
http://frontpagemag.com/Articles/ReadArticle.asp?ID=7966

  Kita sekarang akrab dengan sebuah lembaga baru yang bernama Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Mengapa kita katakan akrab, karena para petingginya sering muncul di layar kaca menjadi "artis". BNPT dibentuk melalui kepres No. 46 tahun 2010, resmi di teken Presiden tanggal 16 Juli 2010. Dan sejak itu menyangkut isu-isu terkait "terorisme" orang-orang BNPT sering tampil di muka media. Ketua BNPT, Ansyad Mbai laksana seorang orator politik, banyak membangun opini dan propaganda yang tendensius dengan sejumlah kepentingan politiknya ketimbang bicara fakta. Sejauh ini belum terbuka di hadapan publik tentang mekanisme kontrol terhadap kerja lembaga BNPT.

  Hal yang menarik dari BNPT, keseriusannya melakukan langkah "lembut" dibawah payung strategi yang bernama "deradikalisasi". Sebuah strategi bagian dari proyek "kontra-terorisme". Selama ini pendekatan secara keras oleh Densus88 dianggap belum bisa mereduksi dan menghabisi seluruh potensi yang mengarah kepada tindakan "terorisme". Bahkan dianggap belum efektif menyentuh akar persoalan terorisme secara komprehensif. Fasalnya setelah terpidana menjalani hukuman, keluar penjara ada yang tetap radikal, lalu menjadi "teroris" lagi.

  Strategi yang ditempuh, obyek sasaran jangka panjangnya BNPT yaitu kelompok yang dianggap mengusung ideologi radikal atau fundamentalis. Terkait dengan ini ditempuhlah pendekatan formal, yaitu langkah BNPT menggandeng MUI di akhir 2010 dengan membuat program Halaqah Nasional Penanggulangan Terorisme dan Radikalisme. Acara ini diselenggarakan di enam kota besar Indonesia, meliputi Jakarta (11 Nopember), Solo (21 Nopember), Surabaya (28 Nopember), Palu (12 Desember) dan terakhir di Medan (30 Desember) tahun lalu.

  BNPT menggandeng MUI, maksudnya ini adalah Proyek BNPT, namun dikesankan kepada publik bahwa penggagas acara ini diatas namakan MUI Pusat dan Forum Komunikasi Praktisi Media Nasional (FKPMN) yang di ketuai oleh Wahyu Muryadi (Pimred Majalah Tempo). Ketika agenda ini berlangsung, fakta berbicara lain, hampir disemua tempat mendapatkan resistensi dari kalangan ulama dan tokoh masyarakat yang cukup kritis, karena melihat banyak kesenjangan dan kejanggalan antara "niat baik" BNPT dengan fakta dilapangan yang membuat umat Islam merasa terzalimi.

  Sebenarnya strategi "deradikalisasi" BNPT yang diarahkan kepada kelompok yang dianggap mengusung ideologi radikal atau fundamentalis, itu ibarat lain yang gatal, lain yang digaruk. Mengapa? Karena seperti dikemukakan di atas bahwa Syari'at Islam ibarat dua sisi mata uang yang tak terpisahkan, yaitu sejuk dan keras yang seimbang. Sehingga jika salah satu dari keduanya diredam akan terjadi kepincangan. Kalau yang sejuk diredam, maka ummat Islam akan menjadi agresif, sebaliknya jika yang keras diredam maka ummat Islam akan jadi loyo.

  Jadi strateginya bukan "deradikalisasi" melainkan:

  Pertama diberikan pemahaman kepada para "teroris" itu bahwa Indonesia ini bukan Wilayah Perang (Dar al-Harb). Dan ulama yang cocok untuk memberikan pengertian kepada mereka bahwa Indonesia ini bukan Dar al-Harb, adalah ulama semacam al-Ustadz KH Abu Bakar Ba'asyir. Sayangnya beliau itu dimusuhi dikriminalisasi.

  Yang kedua seperti dikutip dari =>
http://frontpagemag.com/Articles/ReadArticle.asp?ID=7966 di atas: kemarahan ummat Islam kepada Barat adalah produk tindasan kezaliman Barat atas ummat Islam: "terorrisme adalah teriakan pahit dari para korban." Maka kebijakan politik luar negeri Eksekutif janganlah "bermesrahan" dengan Barat. Janganlah pakai pradigama ucapan legendaris: "I love the United States, with all its faults. I consider it my second country," yaitu jawaban SBY sewaktu ditanyai oleh the International Herald Tribune. WaLlahu a'lamu bishshawab.

  *** Makassar, 15 Mei 2011
  [H.Muh.Nur Abdurrahman]
 
http://waii-hmna.blogspot.com/2011/05/974-sejuk-dan-keras-yang-seimbang.html

#22391 From: muhamad agus syafii <agussyafii@...>
Date:: Mon May 9, 2011 6:00 am
Subject: Putus Asa Racun Kehidupan
agussyafii
Send Email Send Email
 
Putus Asa Racun Kehidupan

By: M. Agus Syafii

Jika seseorang merasa bahwa dirinya mendapat tekanan hingga batas ketidaksanggupan untuk dipikulnya maka semua yang ada dihadapannya menjadi hampa, ia merasa yang dilakukan tidak membawa perubahan apapun sehingga ia berputus asa.  Putus asa merupakan sifat buruk pada diri kita jika ditimpa musibah menjadi kehilangan gairah untuk hidup, kehilangan gairah untuk bekerja & beraktifitas sehari-hari, timbul perasaan sedih, merasa bersalah, lambat berpikir, menurunnya daya tahan tubuh, mudah jatuh sakit  karena yang ada hanyalah pandangan kosong seolah terhimpit oleh beban yang sangat berat berada dipundaknya sehingga putus asa meracuni kehidupan kita. 'Manusia tidak jemu memohon kebaikan dan jika mereka ditimpa malapetaka dia menjadi putus asa dan putus harapan.' QS. Fushilat : 49).

Ada dua faktor yang menyebabkan keputusasaan. Pertama, tekanan eksternal. tekanan eksternal adalah tantangan dan faktor utama yang mampu memancing respon dari dalam diri seseorang. Peristiwa-peristiwa konflik keluarga, kehilangan orang yang dicintai, jatuh sakit, kehilangan pekerjaan, Itulah tekanan eksternal yang mampu memicu kondisi diri kita menjadi  kecewa, marah dan putus asa. Faktor kedua yang mengakibatkan depresi dan menjadi putus asa, kecewa, kehilangan semangat untuk menjalani kehidupan adalah bersumber di dalam diri kita sendiri yaitu lemahnya ketahanan diri.

Setiap peristiwa apapun yang menimpa kita belum tentu mengakibatkan respon yang sama karena ketahanan diri dan kualitas kesehatan jiwa masing2 individu berbeda. Bagi orang yang memiliki ketahanan diri yang kuat maka kekecewaan, marah dan putus asa dapat ditunda dalam waktu yang cukup lama sedangkan bagi mereka yang lemah ketahanan dirinya maka kekecewaan, marah dan putus asa begitu mudah muncul. Persoalan depresi & keputusasaan sering terjadi dalam diri seorang maupun kehidupan berumah tangga yang cenderung pragmatis, materialistik dan jauh dari tuntunan agama. Ketika harta, jabatan dan status sosial lebih menjadi tujuan utama dalam hidup, mengejar dan berjuang habis-habisan bersamaan keimanan kepada Allah sangatlah tipis maka lebih berpotensi mudah putus asa. Putus asa  bagaikan racun yang paling keras menggerogoti sekujur tubuh dan merusak seluruh organ dalam. Penderitaan yang ditimbulkan rasa putus asa akan berkelanjutan sampai wajah anda menimbulkan kerutan-kerutan ketuaan. Sampai orang-orang disekitar kita hampir tidak mengenali anda dengan baik. wajah anda nampak lebih tua.

Lantas bagaimana cara bisa mengatasi tekanan eksternal kehidupan & menguatkan ketahanan diri? Depresi maupun tekanan eksternal dalam kehidupan sehari-hari bisa memberikan dampak positif bagi anda maka ada beberapa hal yang dapat dilakukan. Pertama, Berhentilah untuk mengeluh, lakukanlah apa yang anda bisa lakukan. Kedua, Bersyukurlah dengan kehidupan anda yang sekarang. Ketiga, Memohonlah pertolongan Allah dengan sholat dan sabar maka hal itu memberikan kekuatan ketahanan diri anda sehingga seberat apapun tekanan eksternal, kegagalan dalam usaha, bisnis, karier dan perjuangan hidup, tidak akan membuat anda putus asa dalam mengarungi kehidupan. Ketaqwaan anda kepada Allah yang menjadikan anda kuat dalam menghadapi tekanan kehidupan sebesar apapun sehingga bisa menyelesaikan masalah yang sedang dihadapi. 'Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Allah menjadikan baginya kemudahan dalam segala urusannya.' (QS. Ath-Thalaq :  4).

Wassalam,
M. Agus Syafii
--
Yuk, hadir di kegiatan 'Salam Amalia (SALMA)' jam 8 s.d 11 siang, Ahad, 26 Juni 2011,  Bila  berkenan berpartisipasi buku2, Majalah, buku Pelajaran, peralatan sekolah, baju layak pakai. Kirimkan ke Rumah Amalia.  Jl. Subagyo IV blok ii, no. 24 Komplek Peruri, Ciledug. Tangerang 15151. Dukungan & partisipasi anda sangat berarti bagi kami. Info: agussyafii@... atau SMS 087 8777 12 431, http://agussyafii.blogspot.com/


#22392 From: "Sony H. Waluyo" <asonyhw@...>
Date:: Mon May 9, 2011 9:25 am
Subject: [110509][Artikel] Ngunduh Wohing Pakarti (Menuai Apa Yang Ditanam)
asonyhw@...
Send Email Send Email
 

[110509][Artikel] Ngunduh Wohing Pakarti (Menuai Apa Yang Ditanam)
Sony H. Waluyo, 9 Mei 2011

Pengalaman hidup adalah guru sejati (tongkat gembala) dan oleh krn itu disarankan utk melakukan olah rasa/batin shg bisa mengenali diri sendiri berikut potensi diri utk dikembangkan. Ajaran2/informasi dr luar sifatnya hanyalah panduan yg mesti dibuktikan dlm pengalaman hidup dan akan dipahami melalui praktek dlm pengalaman hidup.

Maka yg diperlukan bukan mengimani tuntunan, melainkan menjalani dan membuktikannya serta menikmati buah-buahnya. Melalui buah2 yg dinikmati itulah (pahit-manis, kecut-gurih rasa kehidupan) soul/roh yang hidup berulang kali dalam berbagai tubuh fisik untuk eksperimen kehidupan akan bertumbuh makin bijaksana dalam kesadarannya shg tdk perlu lagi aturan2 hidup yg kaku krn ia sudah ahli dlm menentukan sendiri pengalaman hidup yg dipilihnya, sbg master kehidupan.

Dalam prosedur kelahirannya kembali ke tubuh fisik manusia, soul/roh mengalami amnesia terhadap past livesnya (berbagai kehidupan di masa lalunya). Prosedur ini disiapkan untuk soul/roh yg turun ke bumi shg di setiap kelahiran dlm tubuh fisiknya soul tdk perlu mengingat kesalahannya di masa lalu shg bebannya mjd ringan. Bayangkan kalau ia ingat bhw di masa sebelumnya ia mati dibunuh atau telah membunuh orang, pengalaman-pengalaman masa lalu itu hanya akan menjadi beban berat untuk memulai hidup baru.

Begitulah alam ini telah didesain bagi semua soul/roh untuk melupakan masa lalu yang mana juga untuk belajar mengampuni dan merasakan keindahan pengampunan terbebas dari beban masa lalu, dan cukup hanya selalu mengembangkan pelajaran hidup yang mulai dibangun kembali dalam setiap kehidupan barunya, dengan eksperimen-eksperimen baru menciptakan pengalaman-pengalaman hidup yang damai dan indah sehingga setahap demi setahap roh/soul tumbuh makin bijaksana dalam mengelola kehidupan sebagai cahaya cinta.

Roh/soul yang sudah matang akan mampu menentukan bentuk kehidupan macam apa dan dimanapun yang ingin dijelajahinya di seluruh penjuru alam semesta ini, tentunya hanya untuk membangun kehidupan dengan cara-cara bijaksana dan damai dalam cinta.

love&light...^_^.._/\_..

====================
[Kawan2, terima kasih atas kunjungan dan apresiasinya, silahkan utk share/tag sendiri. Senang dpt berbagi kebahagiaan dan semoga semua menjadi berkat dan saling memberkati].


#22393 From: "Sony H. Waluyo" <asonyhw@...>
Date:: Tue May 10, 2011 8:01 am
Subject: [110510][Artikel] Cinta Adalah Lemah Lembut, Sabar dan Penuh Ampunan
asonyhw@...
Send Email Send Email
 

 

==

[110510][Artikel] Cinta Adalah Lemah Lembut, Sabar dan Penuh Ampunan

Sony H. Waluyo, 10 Mei 2011

 

Cinta adalah lemah lembut, sabar dan penuh ampunan; kata-kata yang enak didengar, namun berat dalam pelaksanaannya, akan tetapi benar-benar membahagiakan saat dibuktikan, karena cinta adalah kunci kebijaksanaan dan kecerdasan spiritual.

 

Cinta berarti tidak membenci dan menolak siapapun. Dalam cinta yang tulus, tidak ada lagi kecurigaan dan kekawatiran, karena orang yang mencintai akan  memerankan lakon untuk menghadirkan ujud-ujud cinta. Dimulai dengan memilih kata-kata yang lembut dan santun sebagai bagian dari ujud mencintai,  dan meluas dalam perilaku dan karya-karya dinamika kehidupan.

 

Tuhan sendiri hanya bisa dikenali dengan mempraktekkan cinta tanpa syarat. Seperti salam “cintailah & bercahayalah”, dengan mencintai semuanya tanpa syarat akan menjadikan diri bercahaya. Sebagaimana Tuhan adalah total maha cinta, maka secara logis dengan mempraktekkan cinta tanpa syarat akan menjadikan diri sebagai cahaya cinta yang juga penuh ampunan, menjadi selaras dengan karakter cinta Tuhan (Roh sebagai energi yang melebur sebagai Roh Cinta Ilahi).

 

Kitab-kitab Suci adalah sarana untuk memandu dalam melatih diri menggunakan energi cinta. Kitab Suci, di tangan yg kurang ahli bisa menjadi sumber perpecahan manusia,saling membenci dan berperang dengan mengatasnamakan Kitab Suci dan Tuhan; namun di tangan yg ahli Kitab Suci bisa menjadi sumber kebijaksanaan hidup . Sama seperti halnya, dalam penggunaan pisau untuk menghasilkan karya-karya seni, demikian pula kitab suci perlu dipelajari dengan cita rasa seni dan cinta, agar melalui diri yang memaknainya keluar karya-karya kebijaksanaan hidup dan memotivasi kehidupan dalam cinta, damai, keselarasan, dan persaudaraan serta menghasilkan buah-buah kebijaksanaan hidup dan kebahagiaan.

 

Roh/soul untuk mempelajari kebijaksaan dan keahlian mengelola kehidupan turun dalam tubuh manusia, menggunakan tubuh fisiknya untuk eksperimen-eksperimen kehidupan, yang melibatkan berbagai pengalaman hidupnya baik yang menghasilkan buah-buah pengalaman hidup yang pahit dan manis sehingga semakin mahir dan bijaksana sbg master kehidupan.  Pada saat panen raya, alam semesta akan memanen roh/soul yang matang untuk naik kelas masuk jajaran hirarki alam semesta dalam bentuk dinamika kehidupan yang lebih tinggi, halus dan lembut (surgawi) di alam semesta.

 

Aku adalah roh/soul yang mengendarai tubuh fisik ini. Semoga semua menjadi berkat dan saling memberkati.

 

love&light..^_^.._/\_..

 

====================

[Kawan2, terima kasih atas kunjungan dan apresiasinya, silahkan untuk share/tag sendiri. Senang dapat berbagi kebahagiaan dan semoga semua menjadi berkat dan saling memberkati].

 


#22394 From: muhamad agus syafii <agussyafii@...>
Date:: Wed May 11, 2011 2:41 am
Subject: Pengorbanan Seorang Istri
agussyafii
Send Email Send Email
 
Pengorbanan Seorang Istri

By: M. Agus Syafii

Hidup bagaikan sebuah perjalanan panjang yang tidak mengenal lelah. Seorang ibu memiliki suami dan anak-anak adalah kebahagiaan yang tidak terkira namun kebahagiaan itu membutuhkan pengorbanan dirinya untuk selalu menopang rumah tangganya. Suami yang bukanlah imam yang baik di dalam keluarga. Tidak pernah sholat lima waktu dan kegemaran minum-minuman keras hampir menjadi kebiasaan. Ditengah kondisi itu tidak membuatnya menyerah. Semakin membuat dirinya lebih mendekatkan diri kepada Allah. Anak-anaknya dibimbing dijalan Allah. Sekalipun tidak mudah, tidak membuatnya menyerah. 'Allah Maha Pengasih, akan membukakan pintu hati suamiku,' Itulah yang selalu terucap di dalam hatinya. Banyak orang-orang disekitarnya yang menganjurkan untuk meninggalkan saja suami seperti itu, tidak pantas menjadi kepala rumah tangga apalagi istri sebaik dirinya. Istri yang setia itu memilih tetap tegar dan bersikukuh untuk menjaga dan merawat suami dan anak-anaknya.

Sebagai seorang istri menyadari semakin dalam cintanya pada suami maka semakin perih luka dihatinya, namun luka itu juga mengajarkan tentang ketulusan dan pengorbanan demi kebahagiaan orang yang dicintai, karena cinta yang hakiki bukan dilewati dengan pujian, cinta yang hakiki justru diuji dengan berbagai peristiwa yang menyakitkan yang membuat hatinya terluka. Allah membentuk dan melatih melalui luka itu, bukan pada seberapa besar luka itu tetapi seberapa besar cinta yang dimiliki untuk menjalani luka itu. Kalau cintanya kecil, luka kecilpun menjadi beban yang berat. Namun dirinya memiliki kekuatan cinta yang besar, luka sebesar apapun maka dirinya mampu menanggung luka dan derita yang dialaminya untuk meraih keridhaan Allah.

Ditengah luka dan derita yang ditanggungnya, beliau datang & bershodaqoh di Rumah Amalia dengan harapan shodaqohnya menjadi jalan untuk meraih keridhaan Allah agar berkenan membukakan pintu hati suaminya. Sampai suatu hari sang suami jatuh sakit dan harus masuk rumah sakit karena menderita sakit lever yang dideritanya cukup parah harus segera dioperasi, dalam kondisi yang mencekam itu  membukakan hati suaminya, sebuah kesadaran untuk menuju jalan Allah yang selama ini diabaikannya. Air matanya mengalir mendengar suara suaminya yang terus menerus beristighfar ditengah terbaring lemah pasca operasi. Doa dan perjuangan yang dilakukan telah membuahkan hasil. Suaminya telah kembali menjadi imam di dalam rumah tangga, membimbing istri dan anak-anaknya di jalan yang diridhai oleh Allah.

Wassalam,
M. Agus Syafii
--
Yuk, hadir di kegiatan 'Salam Amalia (SALMA)' jam 8 s.d 11 siang, Ahad, 26 Juni 2011,  Bila  berkenan berpartisipasi buku2, Majalah, buku Pelajaran, peralatan sekolah, baju layak pakai. Kirimkan ke Rumah Amalia.  Jl. Subagyo IV blok ii, no. 24 Komplek Peruri, Ciledug. Tangerang 15151. Dukungan & partisipasi anda sangat berarti bagi kami. Info: agussyafii@... atau SMS 087 8777 12 431, http://agussyafii.blogspot.com/





#22395 From: "Sony H. Waluyo" <asonyhw@...>
Date:: Wed May 11, 2011 3:00 am
Subject: [110511][Artikel] "Hukum Cinta Kasih" Menghapuskan "Hukum Gigi Ganti Gigi"
asonyhw@...
Send Email Send Email
 

==

[110511][Artikel] “Hukum Cinta Kasih” Menghapuskan “Hukum Gigi Ganti Gigi”

Sony H. Waluyo, 11 Mei 2011

 

Cara paling mudah untuk melihatnya dan tentunya dialami sendiri oleh para ibu yg mencintai bayinya, saat di tengah malam terbangun oleh tangisan si buah hati. Ia segera bangun dan memeriksa apakah karena ngompol atau pup. Setelah membersihkan dan mengganti popok, si ibu segera menyusui si buah hati sambil berdendang lirih dengan hati suka cita, “Anakku yg paling ganteng/ayu” … 

 

Begitulah pengalaman nyata bahagia krn melayani cinta dan sama sekali bukan pengorbanan. Ini bukan penderitaan dlm pengorbanan, melainkan kebahagiaan dalam melayani cinta…

 

Saling berbagi dan menguatkan dalam pola saling asih-asah-asuh sering  disebut "utopis" oleh kaum pesimistis walaupun sebenarnya bukan hanya teoritis dan konsep saja, tapi memang nyata ada. Dalam banyak hal, memang harus masuk dalam pengalaman nyata untuk melihat dan mencicipi rasa pengalaman itu utk menjadi yakin dan selanjutnya diteguhkan dan menjadi "kecanduan" utk kembali dan kembali menikmatinya.

 

Sewaktu Yesus memanggul salib menuju puncak Golgota, banyak perempuan yg menangisinya. Yesus berkata kpd mereka, “Tak perlu kau tangisi aku, melainkan tangisilah dirimu sendiri dan anak-anakmu”.

Bagi Yesus yg hidup sbg roh cinta, sekalipun orang lain menganggap apa yg dijalaninya sbg pengorbanan, namun bagi dirinya semua itu adalah ujud nyata melayani sbg sumber cinta, dan cinta sungguh membahagiakan. Yesus tdk merasakan semua ejekan, olok-olok, penghinaan itu sbg pengorbanan, melainkan ia sungguh bahagia boleh melayani cinta, oleh krn itu ia justru balik menasehati, “Tak perlu kau tangisi aku, melainkan tangisilah dirimu sendiri dan anak-anakmu”.

 

Seperti banyak orang meyakini bhw sudah sewajarnya berlaku hukum "mata ganti mata, gigi ganti gigi" dan bahwa "membalas diludahi dengan senyum maaf yang tulus" tdklah mungkin; ttp bila berani mecobanya, tentunya dlm berbagai variasinya spt dimaki, dihina, diejek, dicemooh dan berani menanggapinya dg senyum tulus dan ampunan, akan terasa beda, sekalipun orang lain akan menganggapnya sbg angkuh (krn tdk tahu), tapi kita sendiri sangat bahagia, krn mampu mencintai dan mengampuni sungguh membahagiakan, dan ini hanya bisa dibuktikan dg mengalaminya sendiri, dan sekaligus mjd bukti dlm ujud pengalaman nyata bhw cinta dan kasih selalu menarik dan membawa kita pada pengalaman yg menjadikan kita merasa bahagia...

==

 

 “Hukum Cinta Kasih” Menghapuskan “Hukum Gigi Ganti Gigi”

 

Mat5:38-48

38 Kamu telah mendengar firman: Mata ganti mata dan gigi ganti gigi.

39 Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapa pun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu.

40 Dan kepada orang yang hendak mengadukan engkau karena mengingini bajumu, serahkanlah juga jubahmu.

41 Dan siapa pun yang memaksa engkau berjalan sejauh satu mil, berjalanlah bersama dia sejauh dua mil.

42 Berilah kepada orang yang meminta kepadamu dan janganlah menolak orang yang mau meminjam dari padamu.

43 Kamu telah mendengar firman: Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu.

44 Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.

45 Karena dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di sorga, yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar.

46 Apabila kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah upahmu ? Bukankah pemungut cukai juga berbuat demikian ?

47 Dan apabila kamu hanya memberi salam kepada saudara-saudaramu saja, apakah lebihnya dari pada perbuatan orang lain ? Bukankah orang yang tidak mengenal Allah pun berbuat demikian ?

48 Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu di sorga adalah sempurna."

==

 

Aku adalah roh/soul yang mengendarai tubuh fisik ini. Semoga semua menjadi berkat dan saling memberkati.

love&light..^_^.._/\_..

dhemit sonthul-putra lucifer

 

====================
[Kawan2, terima kasih atas kunjungan dan apresiasinya, silahkan untuk share/tag sendiri. Senang dapat berbagi kebahagiaan dan semoga semua menjadi berkat dan saling memberkati].

 

 


#22396 From: wahyudi yudi <wahyudibaca@...>
Date:: Wed May 11, 2011 7:32 pm
Subject: Rumah WR Soepratman Kini Jadi Minimarket
wahyudibaca
Send Email Send Email
 
Tidak banyak yang tahu komponis besar pencipta lagu kebangsaan Indonesia Raya,Wage Rudolf (WR) Soepratman,ternyata banyak menghabiskan waktu semasa hidupnya di Kota Cimahi.

Sejak memasuki masa pendidikan dasar hingga menjelang akhir hayatnya pada 17 Agustus 1937,Soepratman sering kali mengunjungi rumah kedua orang tuanya di Jalan Warung Contong No 44 RT 01/09,Kelurahan Setiamanah,Kecamatan Cimahi Tengah. Semasa hidup,Soepratman yang lahir pada 9 Maret 1903 sudah menganggap rumah tersebut sebagai tempat peristirahatan.

Tidak hanya menjadi kenangan siapa pun yang mengenal sosok komponis besar itu,namun rumah itu sangat mungkin menjadi bagian dalam lahirnya karyakarya Soepratman. Masih terekam dengan jelas di ingatan Soeparmin Syafaat,84, Soepratman sering datang ke rumah tersebut. Tidak sekadar menengok orang tuanya,yakni Simbah Siti dan Mbah Senen Sastrodiharjo, Soepratman sering kali menghabiskan waktu di sana. Bahkan,rumah itu menjadi saksi wafatnya ibunda Soepratman.”

Terakhir kali Soepratman mengunjungi orang tuanya di Kota Cimahi,yakni beberapa bulan sebelum ia meninggal dunia di Surabaya, 17 Agustus 1938,“ kata pria berusia 84 tahun ketika ditemui di rumahnya di Jalan Warung Contong No 53 RT 01/14 Kelurahan Setiamanah, Kecamatan Cimahi Tengah. Menurut Soeparmin,WR Soepratman memang tak tinggal di rumah orang tuanya semasa dewasa,tapi ia kerap datang berkunjung.

Bahkan, Soepratman sempat dirawat di rumah tersebut ketika menderita sakit keras. Ironisnya,rumah tersebut seakan tak lagi memiliki nilai sejarah dengan berdirinya minimarket pasca dikuasai seorang yang mengaku cucu WR Soepratman.“Padahal, WR Soepratman tak punya anak,ya,saya tidak terlalu mengetahui bagaimana soal itu,”cetusnya.

Soeparmin mengaku sempat mengajukan gagasannya mengubah nama Jalan Contong menjadi Jalan WR Soepratman sekaligus membangun sebuah monumen bekas rumah bersejarah tersebut kepada DPRD Kota Cimahi pada 2007 lalu sebagai penghargaan atas jasa dan pengabdiannya semasa hidup.

“Saya sampaikan usulan itu melalui pos,”tuturnya. Soeparmin mengatakan, saat ini tidak banyak saksi hidup yang mengetahui soal sejarah WR Soepratman di Kota Cimahi.Namun,jika menghendaki dan apa yang disampaikannya diragukan, kata Soeparmin,pemerintah bisa melakukan penelitian dan kajian terhadap sejarah WR Soepratman.

AGUNG BAKTI SARASA
Cimahi

http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/397555/




#22397 From: "Sony H. Waluyo" <asonyhw@...>
Date:: Thu May 12, 2011 2:44 am
Subject: CAKRA, IDA, SUSHUMNA DAN PINGGALA
asonyhw@...
Send Email Send Email
 

 

CAKRA, IDA, SUSHUMNA DAN PINGGALA

By: Mbah Gatho Loyo [posted in “Sanggar Lakutama” http://www.facebook.com/home.php?sk=group_116322008431848&id=162515037145878]


Sekedar sharing akan apa yang diketahui untuk menambah apa itu yang disebut Cakra (bisa dibaca tulisan status mas Sabdolangit sebelumnya) yang jumlahnya ada tujuh. Cakra bukannya hal yang istimewa dan sifatnya masih tergolong fisik namun lebih halus dari zat tubuh yang bisa ditangkap oleh panca indera. Cakra yang terbentuk dari elemen eteris bisa melakukan fungsinya karena manusia mempunyai syaraf-syaraf eteris yang sering disebut NADI (bukan urat nadi) termasuk tiga nadi utama (SUSHUMNA, IDA dan PINGGALA) untuk mengalirkan energi kosmos KUNDALINI dan PRANA.

 

Manusia bisa hidup karena memiliki bagian perangkat tubuh tersebut dan sifatnya masih fisik. Lewat cakra ini maka ada ENERGI VITALITAS yang diserap lewat cakra. Orang yang sakit itu pasti ada ketimpangan dalam menyerap energy kosmos. Wadah utamanya adalah tubuh manusia sendiri dengan pusatnya di titik jantung. Orang yang benar dalam melakukan DIAM (samadi) akan merasakan resonansi denyut jantung yang bedegub keras di saat “mesin samadi” bekerja.

 

Secara harafiah tubuh manusia terdiri dari lima bagian yaitu dua jenis fisik (fisik tubuh dan fisik eteris) dan tiga jenis astral atau bisa disebut juga celestial bodies (RASA, CIPTA dan KARSA). Dan bagi yang melakukan samadi seolah akan menembus ke lima alam yang sering dikenal dengan istilah lima kesadaran / lima langit. Dalam samadi lima kesadaran itu disatukan untuk selanjutnya masuk ke kesadaran/langit keenam yang biasa disebut ALAM HATMA orang Kristen menyebut GARDIAN ANGEL (malaikat pelindung) yang mana sebetulnya hatma adalah sifat atau bagian illahi yang ada pada setiap makhluk hidup. Di sini terjadi proses bersatunya JIWA DAN HATMA dan sering dinamakan tingkat kesadaran JIWATMAN atau bersatunya jiwa dan hatma dan tentu saja tiket sudah terpegang untuk maju lebih tinggi lagi ke kesadaran terakhir yaitu tingkat tak terbatas keillahian kesadaran / langit ke tujuh . Suatu kesadaran “menembus batas” leburnya dualitas menjadi satu entitas. entitas tunggal “keilahian". (Devine Unity).


Tentang cakra mahkota saya sedikit berkomentar bahwa Cakra ini berada di atas kepala setiap manusia dan mempunyai dua susunan. Bagian atas mempunyai 12 daun bunga yang menghadap ke yang ”tak terbatas” seolah antene dan ribuan daun bunga yang berada di bagian bawah. Bila mesin meditasi bergerak penuh maka daun –daun cakra itu bekembang sampai menutupi seluruh bagian tubuh dan dan bisa disebut gerbang illahi. Sekalipun gerbang yang sesungguhnya adalah Cakra Jantung sebab dialah sebagai pusat seluruh cakra. Cakra mahkota sering disebut “lingga sarira” Yang seolah antena membersatukan mikro-kosmos dan makro-kosmos yang mengakibatkan terbebasnya jarak ruang dan waktu.


Kalau digambarkan seolah pesawat radio atau TV antene hanya sekedar penerima gelombang dan ribuan daun bunga cakra mahkota bagian bawah sebagai penyaring dan penyortir untuk dikirim ke cakra dahi kalau berujud wujud dan ke cakra tenggorokan kalau berujud suara. Baru
selanjutnya dikirim ke cakra jantung untuk diproses dan dimanpatkan / dipadatkan lagi masuk ke saraf-saraf fisik dan baru secara fisik manusia bisa memvisualisasikan apa yang terjadi.


Kalau dilogikakan semua cakra berputar itu digerakkan oleh mesin yang berpusat di jantung. Semakin cepat putarannya maka semakin tinggi frekuensinya sehingga bisa mencapai frekuensi yang lebih tinggi untuk menerima signal yang lebih halus, begitu selanjutnya untuk bisa
mencapai frekuensi yang tertinggi.


Manusia yang bisa melakukan / mencapai ini tidak akan melakukan kesombongan justru sebaliknya dirinya diliputi cinta kasih yang tulus dan kerendahan hati.


Semua manusia sebenarnya punya kemampuan untuk menggerakkan energy cakra namun bila tidak benar caranya maka akan sangat mudah tergiur untuk memberdayakan sebagian cakra yaitu cakra2 bawah bawah yang lebih banyak memberdayakan naga api atau sering disebut dengan kundalini dengan hasil bisa menguasai kekuatan gaib berupa kesaktian atau kanoragan.
nuwun sewu kalau ada yang tidak berkenan.

 

===

 

love&light..^_^.._/\_..

 

 

 


#22398 From: muhamad agus syafii <agussyafii@...>
Date:: Thu May 12, 2011 3:25 am
Subject: Keluarga Bahagia Di Tengah Samudra
agussyafii
Send Email Send Email
 
Keluarga Bahagia Di Tengah Samudra

By: M. Agus Syafii


Hidup berumah tangga bagaikan mengarungi bahtera di tengah samudera luas. Lautan kehidupan seperti tak bertepi, dan medan hamparan kehidupan sering tiba-tiba berubah.  Memasuki lembaran baru hidup berkeluarga biasanya dipandang sebagai pintu kebahagiaan. Segala macam harapan kebahagiaan ditumpahkan pada lembaga keluarga. Akan tetapi setelah periode impian indah terlampaui orang harus menghadapi realita kehidupan. Sunnah kehidupan ternyata adalah problem Kehidupan kita, tak terkecuali dalam lingkup keluarga adalah problem, problem sepanjang masa. Tidak ada seorangpun yang hidupnya terbebas dari problem, tetapi ukuran keberhasilan hidup justeru terletak pada kemampuan seseorang mengatasi problem. Sebaik-baik mukmin adalah orang yang selalu diuji tetapi lulus terus, khiyar al mu’min mufattanun tawwabun.(hadis). Problem itu sendiri juga merupakan ujian dari Allah, siapa diantara ,mereka yang berfikir positif, sehingga dari problem itu justeru lahir nilai kebaikan, liyabluwakum ayyukum ahsanu amala (Q/67:2) liyabluwakum fi ma a ta kum (Q/6:165)

Menurut hadis Nabi, menemukan pasangan yang cocok (saleh/salihah) dalam hidup berumah tangga berarti sudah meraih  separoh urusan agama, separoh yang lain tersebar di berbagai bidang kehidupan. Hadis ini mengambarkan bahwa rumah tangga itu serius dan strategis. Kekeliruan orientasi, keliru jalan masuk, keliru persepsi, keliru problem solving dalam hidup rumah tangga akan membawa implikasi yang sangat luas. Oleh karena itu problem hidup berumah tanga adalah problem sepanjang zaman, dari sejak problem penyesuaian diri, problem aktualisasi diri, nanti meluas ke problem anak, problem mantu, cucu dan bahkan tak jarang suami isteri yang sudah berusia di atas 60 masih juga disibukkan oleh problem komunikasi suami isteri, hingga kakek dan nenek itu bisa meraih kebahagiaan.

Makna bahagia di dalam keluarga berkaitan dengan tingkat problem yang dihadapinya. Kebahagiaan sesungguhnya dalam kehidupan keluarga bukan ketika akad nikah, bukan pula ketika bulan madu, tetapi ketika pasangan itu telah membuktikan mampu mengarungi samudera kehidupan hingga ke pantai tujuan, dan di pantai tujuan ia mendapati anak cucu yang sukses dan terhormat. Sungguh orang sangat menderita ketika di ujung umurnya menyaksikan anak-anak dan cucu-cucunya nya sengsara dan hidup susah, meski perjalanan bahtera rumah tangganya penuh dengan kisah keberhasilan. Kebahagiaan di dalam keluarga hadir setelah kita mampu mengatasi problem sepanjang kehidupan rumah tangga. Menurut hadis Nabi ada empat pilar kebahagiaan dalam mengarungi bahtera rumah tangga (1) isteri/suami yang setia (2) anak-anak yang berbakti (3) lingkungan sosial yang sehat dan (4) rizkinya dekat. Kesetiaan membuat hati tenang dan bangga, anak-anak yang berbakti menjadikannya sebagai buah hati, lingkungan sosial yang sehat menghilangkan rasa khawatir dan rizki yang dekat merangsang optimisme, idealisme dan kegigihan.

Wassalam,
M. Agus Syafii
--
Yuk, hadir di kegiatan 'Salam Amalia (SALMA)' jam 8 s.d 11 siang, Ahad, 26 Juni 2011,  Bila  berkenan berpartisipasi buku2, Majalah, buku Pelajaran, peralatan sekolah, baju layak pakai. Kirimkan ke Rumah Amalia.  Jl. Subagyo IV blok ii, no. 24 Komplek Peruri, Ciledug. Tangerang 15151. Dukungan & partisipasi anda sangat berarti bagi kami. Info: agussyafii@... atau SMS 087 8777 12 431



#22399 From: Nanang Heriyanto <nan2nk@...>
Date:: Thu May 12, 2011 6:18 pm
Subject: RUU INTELEJEN MENGANCAM MASYARAKAT???
nan2nk
Send Email Send Email
 
Selain mengancam kebebasan pers/ media massa, juga mengancam kebebasan masyarakat, dan bisa menimbulkan ketakutan didalam masyarakat, karena adanya peluang berbuat sewenang2, tanpa persetujuan pengadilan.. alias.. hukum tidak diperlukan lagi, jika intelejen sedang berhadapan dengan warga negaranya sendiri.

saya hanya ajukan saran pada pemerintahan sekarang:
seharusnya intelejen kita diarahkan untuk menghadapi kekuatan asing yang sudah demikian dahsyat merongrong negara kita.. janganlah intelejen kita juga aparat pemerintahan kita malah diarahkan baik langsung maupun tidak langsung, memusuhi warga negaranya sendiri...
Bisa2 akan terjadi, berani kejam pada warga negara sendiri, tapi malah patuh pada penguasa dari luar negeri.

Kalau itu terjadi, apa bedanya kita dengan zaman penjajahan sebelum kemerdekaan???

-------------------------------------------------------------------------------------------------------
From: Margiyono <margiyono_megi@...>
Subject: RUU INTELIJEN MENGANCAM KEBEBASAN PERS (PERNYATAAN PERS AJI-PWI-IJTI)
Date: Thursday, May 12, 2011, 1:05 AM

  AJI-PWI-IJTI
PERNYATAAN PERS
RUU INTELIJEN MENGANCAM KEBEBASAN PERS

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) bersama pemerintah berencana mengesahkan Rancangan Undang-Undang tentang Intelijen dalam waktu dekat ini. Setelah melakukan pengkajian konsekuensi RUU tersebut terhadap kebebasan pers di Indonesia, kami para pelaku pers yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Aliansi Jurnalis Independen (AJI), dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) menemukan beberapa masalah mendasar dalam RUU Intelijen tersebut, antara lain:

Pertama, adanya kewenangan badan intelijen untuk melakukan intersepsi tanpa persetujuan pengadilan. Hal ini mengancam kebebasan pers, karena intelijen dapat melakukan intersepsi terhadap komunikasi pekerja pers dengan narasumber, yang bisa jadi bersifat rahasia. Pasal tersebut membuka peluang badan intelijen untuk menyalahgunakan kekuasaan untuk memata-matai wartawan. Padahal, dalam menjalankan tugasnya, wartawan sering melakukan komunikasi dengan narasumber secara terselubung. Bahkan wartawan berkewajiban melindungi identitas narasumber konfidensial, jika diperlukan.

Kedua, adanya pasal mengenai pembatasan informasi merupakan ancaman bagi hak untuk memperoleh informasi. Sebagaimana diamanatkan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers, wartawan memiliki kebebasan dalam mencari, memperoleh, dan menyebarkan informasi. Dengan demikian, adanya pembatasan informasi intelijen berpotensi mengebiri hak dan kewajiban pers sebagaimana diatur UU Pers tersebut. Sementara itu, UU No. 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik menjamin setiap orang, termasuk wartawan, untuk memperoleh informasi dari badan-badan publik. Untuk informasi yang berkategori rahasia, telah diatur dalam pasal 17 UU ini. Dengan adanya pembatasan informasi itu, maka RUU Intelijen berpotensi mengebiri UU KIP yang baru mulai berlaku tanggal 30 April tahun lalu.

Ketiga, adanya pasal yang memberi wewenang badan intelijen negara untuk melakukan penangkapan selama tujuh hari merupakan ancaman terhadap seluruh warganegara, termasuk wartawan. Pasal ini dapat disalahgunakan untuk menangkap pekerja pers yang memiliki informasi yang dianggap membahayakan negara. Padahal, pekerja pers selalu bergumul dengan informasi, termasuk informasi yang terkait dengan kemanan negara. Penangkapan hanyalah wewenang aparat penegak hukum, bukan intelijen negara, dengan prosedur sesuai Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHAP) dan hukum acara pidana lain yang berlaku.

Kami menilai, UU Intelijen semestinya dibuat untuk mengontrol aktivitas intelijen agar tidak bertindak melampaui wewenang, bukan malah untuk untuk melegitimasi tindakan intelijen yang melampuai hukum. Undang-undang Intelijen seharusnya dibuat berdasarkan prinsip demokrasi, hak asasi manusia, dan negara hukum dengan tetap menghormasi Undang-Undang Dasar, Undang-Undang Pers, dan UU Keterbukaan Informasi Publik.

Jakarta, 12 Mei 2010

1. Margiono, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat

2. Nezar Patria, Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia

3. Imam Wahyudi, Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI)

#22400 From: muhamad agus syafii <agussyafii@...>
Date:: Fri May 13, 2011 7:56 am
Subject: Lima Peluang Meraih Kesuksesan Hidup
agussyafii
Send Email Send Email
 
Lima Peluang Meraih Kesuksesan Hidup

By: M. Agus Syafii

Peluang berbeda dengan nasib. Dua orang yang memiliki peluang sana belum tentu nasibnya sama. Banyak faktor yang menjadi penentu keberhasilan, ada faktor dibawah kendali dan ada faktor diluar kendali. Teori sederhana mengatakan bahwa semakin tinggi tingkat kecerdasan intelektual seseorang, semakin tinggi pula peluang mencapai keberhasilan. Akan tetapi kenyataan menunjukkan bahwa banyak orang yang memiliki IQ sangat tinggi justru bekerja dibawah perusahaan yang dipimpin oleh orang yang IQ-nya sedang-sedang saja. Penelitian terakhir menunjukkan bahwa kecerdasan emosional lebih signifikan menentukan keberhasilan dibandingkan IQ. mengapa? karena hukum logika tidak selamanya relevan dengan problem solving. Carut marut masalah sering tidak mengikuti prinsip - prinsip logika, oleh karena itu dibutuhkan pendekatan lain. Nabi Muhammad memberikan kita kiat meraih kesuksesan di dalam hidup kita. Salah satu hadis menyebutkan, Ightanim khomsan qobla khomsin, Rebutlah lima peluang sebelum datangnya lima hambatan.

Pertama, Hayataka qobla mautika, mumpung masih hidup sebelum mati, pergunakanlah umur itu seproduktif mungkin, karena hanya ketika hidup orang bisa berinvestasi untuk kebahagiaan akhirat nanti. Jika orang sudah mati maka produktifitasnya habis, selain tiga perkara. amal jariah, ilmu yang bermanfaat dan doa anak saleh. Maka mumpung masih hidup, perbanyak amal jariah, yakni amal yang kemanfaatannya berumur panjang dan dimanfaatkan oleh orang banyak, misalnya bikin jembatan, jalan, gedung sekolah, masjid, rumah sakit. Ajarkan ilmu pengetahuan yang anda miliki kepada orang lain, maka selagi ilmu anda diamalkan, anda masih tetap dapat pahalanya, dan didiklah anak anda hingga menjadi anak saleh, karena hanya doa anak saleh yang dijamin diterima Allah.

Kedua, Syababaka qobla haramika. Mumpung masih muda , sebelum tua. gunakan masa muda untuk belajar dan bekerja keras, karena belajar diwaktu muda seperti orang melukis diatas batu, tidak mudah hilang, sedangkan belajar diwaktu tua apalagi setelah pikun, seperti melukis diatas air, langsung lupa. Juga bekerja keraslah di usia muda untuk menabung, agar di usia tua nanti tinggal menikmati buah dari tanaman ketika masih muda. Orang, ketika sudah pikun, ia kembali lemah sepeti anak-anak, kembali bodoh seperti ketika belum sekolah

Ketiga, Shihhataka qobla saqamika. Mumpung masih sehat, sebelum sakit. Sehat bukan saja kenikmatan, tetapi juga peluang. Dalam kondisi sehat orang bisa mengerjakan banyak hal, bisa mengatasi banyak hambatan, bisa mengumpulkan cadangan untuk jika sewaktu-waktu sakit. Sehat itu satu kenikmatan yang jarang disadari, baru setelah sakit orang menyadari betapa bermaknanya sehat.

Keempat, .Ghinaka qobla faqrika,. Mumpung masih punya, masih kaya, belum bangkrut, gunakan kekayaan anda untuk hal-hal yang positif bagi orang banyak, keluarga, tetangga atau masyarakat luas, karena jika anda keburu bangkrut anda tidak lagi mampu memberi, dan baru menyadari betapa bermaknanya kontribusi orang kaya. Ciri orang kaya adalah sudah tidak punya kebutuhan dan memiliki kemampuan untuk memberi. Jika orang sudah pegang banyak tetapi kebutuhannya malah lebih banyak sehingga ia tidak mampu memberi malah mengambil jatah orang miskin, maka orang seperti itu bukanlah orang kaya. Oleh karena itu ada orang kaya harta miskin hati, dan ada orang yang miskin harta tapi kaya hati. Orang yang kaya hati, punya lima ribu upiah masih bisa memberi empat ribu rupiah. Ayo mumpung masih kaya.

Kelima, .Sa`atika qobla dloiqika. Mumpung masih punya kelapangan , belum terhimpit kesempitan , mumpung sempat belum sempit, gunakan kesempatan itu untuk melakukan hal yang terbaik. Kesempatan sering tidak datang dua kali, jangan sia-siakan kesempatan. Jangan salah pilih dan salah mengambil keputusan ketika kesempatan terbuka. Banyak orang menggunakan kesempatan dalam kesempitan yang berujung pada penyesalan yang panjang, hanya nikmat sesaat berujung pada derita selamanya.

Wassalam,
M. Agus Syafii
--
Yuk, hadir di kegiatan 'Salam Amalia (SALMA)' jam 8 s.d 11 siang, Ahad, 26 Juni 2011,  Bila  berkenan berpartisipasi buku2, Majalah, buku Pelajaran, peralatan sekolah, baju layak pakai. Kirimkan ke Rumah Amalia.  Jl. Subagyo IV blok ii, no. 24 Komplek Peruri, Ciledug. Tangerang 15151. Dukungan & partisipasi anda sangat berarti bagi kami. Info: agussyafii@... atau SMS 087 8777 12 431
 




#22401 From: "H. M. Nur Abdurrahman" <mnur.abdurrahman@...>
Date:: Sat May 14, 2011 10:12 pm
Subject: Seri 974 Syahid di Medan Jihad dan Negara Islam
mnur.abdurra...
Send Email Send Email
 
BISMILLA-HIRRAHMA-NIRRAHIYM
 
WAHYU DAN AKAL - IMAN DAN ILMU
[Kolom Tetap Harian Fajar]
974 Syahid di Medan Jihad dan Negara Islam
 
Allahu yarham Usamah bin Laadin (UbL) telah syahid di medan jihad. Innaa liLlaahi wa innaa ilaihi raaji'uun. Yang patut direnungkan:
1. Apa yang dicari sosok kaya-raya semacam UbL? Mengapa UbL mau bersusah-susah menjadi "teroris"? Apa keuntungan yang diperolehnya? Ini sungguh sulit difahami oleh orang yang tak mau tahu ayat ini:
-- ADzN LLDzYN YQATLWN BANHM ZhLMWA (S. ALHJ, 22:39), dibaca: udzina lilladziina yuqaataluuna biannahum zhulimuu, artinya:
-- Diizinkan berperang karena mereka dizalimi.
Mereka yang dizalimi yang berperang melawan kezaliman dari yang menzalimi mendapat stigma "teroris".
 
2. Islamic anger at the West is a product of Western oppression of Muslims. Time magazine proclaims that "terrorism is the bitter howl of the victimized." (Kemarahan ummat Islam kepada Barat adalah produk tindasan kezaliman Barat atas ummat Islam. Time magazine menyatakan: "terorrisme adalah teriakan pahit dari para korban)
http://frontpagemag.com/Articles/ReadArticle.asp?ID=7966
 
3. Bahwa akar terorisme adalah state terrorism USA yang membuahkah gerakan perlawanan dari Jaringan Al-Qaidah. Teroris-negara adalah aksi sedangkan  Jaringan teroris, itulah reaksi. Syahidnya UbL tidak akan menghentikan perlawanan Al-Qaidah selama USA tetap terorist. |Aksi| = |Reaksi|, itulah SunnatuLlah.
 
***
 
KH Said Aqil Siradj dalam forum Lawyers Club di TV-One, pada malam Rabu 26 April 2011, melantunkan bahwa Negara Era RasuluLlah SAW bukanlah Negara Islam.
 
Tanpa mengutip qala waqila, akan dikemukakan dahulu bahwa karakteristik Negara Islam yaitu Sumber Hukum Tertinggi adalah dari Wahyu Allah SWT dan Sunnah Rasul SAW dan semua peraturan perundang-undangan bikinan manusia cq Lembaga Pembuat UU dikontrol qaidah Usul fiqh, yaitu dalam bidang mu'amalaat semua boleh sebatas tidak bertentangan dengan Wahyu Allah SWT dan Sunnah Rasul SAW.
 
Struktur Negara Islam semasa RasuluLlah SAW telah sampai kepada kita secara mutawatir. Bahwa RasuluLlah SAW saat itu bukanlah sekadar pemimpin spiritual dalam sebuah komunitas, melainkan beliau adalah Kepala Negara Islam. 
Faktanya, pada masanya, RasuluLlah SAW telah melakukan berbagai aktivitas, baik itu spiritual seperti memimpin shalat dan memberi nasihat; maupun politik seperti mengirim dan menerima duta negara asing; mengirim pasukan; melakukan perjanjian; mengangkat duta keliling, hakim, gubernur dan panglima; menetapkan kebijakan publik, dan sebagainya. Apa ini bukan aktivitas seorang Kepala Negara Islam?
 
Kontrak sosial masyarakat Madinah dengan Rasulullah SAW, terjadi saat Baiat Aqabah II. Baiat itulah momentum berdirinya Negara Islam. Ini mirip proklamasi 17 Agustus 1945. Jadi negaranya --sebagai wilayah, pemerintah  dan masyarakat-- yaitu Negara Islam dengan sistem pemerintahan Islam.
 
Pada saat Perjanjian Hudaibiyah, RasuluLlah SAW mendapatkan pengakuan kedaulatan (de jure) dari Negara-Kota Makkah. Ini mirip 23 Agustus 1949 tatkala RI diakui oleh Kerajaan Belanda.
 
Piagam Madinah lebih mirip sebuah Pakta Kerja Sama, baik intra-Madinah maupun antara Madinah dengan suku-suku Yahudi di sekitarnya. Pakta ini tetap mengacu kepada Islam, karena di banyak pasalnya ada kalimat "dikembalikan kepada Allah dan Rasul". Ini adalah kalimat yang jelas-jelas Islami:
-- FRDWH ALY ALLH WALRSWL (S. ALNSAa, 4:59), dibaca: farudduuhu ilaLlaahi warrasuuli, artinya:
-- kembalikanlah itu kepada Allah dan Rasul.
 
Alhasil, merupakan perkara yang pasti bahawa RasuluLlah SAW telah menguruskan kesemua urusan negara, mulai dari urusan pemerintahan, perundangan, politik, ekonomi, pendidikan dan sebagainya. Mengurus semua bidang kuasa dan fungsi pemerintahan dan kekuasaan, di mana RasuluLlah SAW merupakan Kepala Negara, Hakim Tinggi dan Panglima Tertinggi Angkatan Perang. RasuluLlah SAW telah mempunyai sistem pemerintahan Islam yang lengkap.
 
Selanjutnya Rasulullah SAW memerintahkan kaum muslimin agar berbaiat kepada kepala negara untuk mereka, yang akan menjadi khalifah dalam Negara Islam. Khalifah artinya Wakil Muhammad SAW dalam urusan negara dan bukan wakil Muhammad SAW sebagai Nabi. Ini karena kenabian tammat setelah sampai RasuluLlah SAW. Perintah ini dapat dikaji dalam hadits-hadits yang memerintahkan adanya khalifah atau imam, sebagaimana hadits dari Abu Hurairah yang menyatakan:
 
Bersabda RasuluLlah SAW: "Bani Israil dahulu telah diurus oleh para nabi. Apabila seseorang nabi (Bani Israil) wafat, maka digantikan oleh nabi yang lain. Sedangkan tiada seorang nabipun setelah saya. Dan akan ada para khalifah, dan mereka banyak."
 
RasuluLlah SAW juga bersabda: "Imam (khalifah) tiada lain adalah perisai, yang (umat Islam) akan berjihad di belakangnya, dan dengannya (umat Islam) berlindung."
 
***
 
Hendaknya janganlah ada yang bersikap taqiyah (tidak berani menyatakan seluruh kebenaran), sehingga mengatakan Negara Era RasuluLlah SAW bukanlah Negara Islam. Tidaklah wajar bersikap taqiyah hanya oleh karena sekarang sedang santer diekspos karakter NII kloningan yang mengusung misi intelijen. NII kloningan yang melakukan pemerasan, yang suka mencuri, membaiat dengan cara khusus, mengkafirkan orang, mengumpulkan dana secara massal dengan penipuan, sangat jauh berbeda dengan NII asli, yang sekarang sudah tak ada lagi.
 
Ala kulli hal, patut disadari bahwa NII kloningan ini sengaja dipelihara untuk tujuan pembunuhan watak (character assassination) yang ditimpakan atas Negara Islam. Sehingga menimbulkan anti-pati dalam kalangan ummat terhadap gerakan menegakkan Syari'at Islam. Padahal gerakan menegakkan Syari'at Islam ini telah membuahkan "Rumah Politik" yang berwujud UU Nanggroe Aceh Darusslam (NAD) dengan status daerah istimewa yang berciri-khas Syari'at Islam. Dan adalah kenyataan sejarah bahwa UU NAD ini membawa perubahan signifikan, karena UU NAD beserta diplomasi gigih Wapres JK cs telah berhasil mengetuk hati Gerakan Aceh Merdeka untuk surut langkah kembali ke pangkuan NKRI. WaLlahu a'lamu bi al-shawab.
 
*** Makassar, 15 Mei 2011
   [H.Muh.Nur Abdurrahman]
http://waii-hmna.blogspot.com/2011/05/974-syahid-di-medan-jihad-dan-negara.html

Messages 22372 - 22401 of 24079   Oldest  |  < Older  |  Newer >  |  Newest
Messages 22372 - 22401 of 24079   Oldest  |  < Older  |  Newer >  |  Newest
Advanced

Copyright � 2010 Yahoo! Southeast Asia Pte. Ltd. All rights reserved.
Privacy Policy - Terms of Service - Guidelines - Help